Lifestyle / Female
Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:35 WIB
Ilustrasi Rambut Rontok. (unsplash)
Baca 10 detik
  • Rambut rontok merupakan bagian normal dari siklus pertumbuhan, dengan kehilangan hingga sekitar 100 helai per hari masih tergolong wajar.
  • Kerontokan perlu diperhatikan jika meningkat dan tidak diimbangi pertumbuhan rambut baru, yang dapat mengarah pada alopecia.
  • Kondisinya berbeda pada setiap orang, mulai dari penipisan rambut hingga kerontokan di bagian tubuh lainnya.

Suara.com - Rambut rontok sebenarnya merupakan bagian normal dari siklus pertumbuhan rambut yang dialami hampir semua orang.

Pada orang yang sehat, kehilangan hingga sekitar 100 helai rambut setiap hari masih tergolong wajar karena rambut yang rontok akan digantikan oleh helai baru.

Namun, kerontokan perlu mulai diperhatikan ketika jumlah rambut yang rontok meningkat dan tidak diimbangi dengan pertumbuhan rambut baru.

Kondisi tersebut dapat mengarah pada alopecia atau kerontokan rambut yang bisa terjadi pada pria, wanita, hingga anak-anak.

Kerontokan rambut juga tidak selalu muncul dalam bentuk yang sama pada setiap orang. Ada yang hanya mengalami penipisan atau kerontokan di bagian kepala, sementara pada kondisi tertentu rambut juga dapat rontok di bagian tubuh lainnya.

Artikel ini akan membahas kenapa rambut bisa rontok lebih banyak dari biasanya dan bagaimana cara mengatasinya, merangkum dari Cleveland Clinic.

Penyebab Rambut Rontok

Ilustrasi rambut rontok (Freepik)

Rambut rontok dapat terjadi karena berbagai faktor, mulai dari keturunan hingga kondisi kesehatan tertentu.

Penjelasan Cleveland Clinic menyebut beberapa penyebab yang paling umum, termasuk faktor genetik, perubahan hormon, stres, kekurangan nutrisi, hingga penyakit tertentu.

1. Faktor keturunan atau genetik

Baca Juga: 5 Shampo untuk Rambut Rontok dan Tipis, Bye-bye Kebotakan!

Kerontokan rambut dapat dipengaruhi oleh gen yang diwarisi dari orang tua. Kondisi ini termasuk salah satu penyebab umum kerontokan rambut dan dapat menyebabkan kebotakan berpola pada pria maupun wanita.

2. Infeksi jamur pada kulit kepala

Infeksi jamur pada kulit kepala juga dapat memicu kerontokan rambut. Kondisi ini dapat mengganggu kesehatan kulit kepala dan pertumbuhan rambut sehingga perlu ditangani sesuai penyebabnya.

3. Gaya rambut yang terlalu kencang

Kebiasaan mengikat atau menata rambut terlalu kencang, seperti kepang, hair extension, atau kuncir kuda yang ketat, dapat menarik rambut secara terus-menerus. Tarikan tersebut dapat berkontribusi terhadap kerontokan rambut.

4. Perawatan rambut dengan proses kimia

Load More