- Desle Magnum adalah sepatu lari lokal seharga Rp480.000 yang menawarkan rentang ukuran besar hingga 47.
- Sepatu ini dilengkapi berbagai teknologi sol dan material khusus untuk menunjang kenyamanan serta kestabilan saat berlari.
- dr. Tirta menilai Desle Magnum sangat cocok digunakan untuk latihan lari jarak jauh seperti easy run.
Selain ukuran, dr. Tirta mengapresiasi penggunaan material rubber pada outsole Desle Magnum.
Menurutnya, penggunaan rubber pada sepatu lokal tidak selalu umum karena produsen dapat mengurangi biaya produksi dengan memilih material lain, sehingga keberadaan rubber pada sepatu seharga Rp480.000 menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan.
Namun, ia juga memberikan catatan bahwa lapisan rubber pada outsole Desle Magnum tidak terlalu tebal. Meski demikian, keberadaan material tersebut dinilai membantu meningkatkan ketahanan sepatu ketika digunakan secara rutin.
dr. Tirta juga menjelaskan bahwa konstruksi sol Desle Magnum membuatnya relatif fleksibel untuk berbagai pola pendaratan kaki.
Menurut penilaiannya, keberadaan rubber pada area tertentu membuat sepatu ini dapat digunakan oleh pelari dengan gaya heel strike, midfoot, maupun toe strike, termasuk pengguna yang memiliki kecenderungan pronasi.
“Dia aman buat yang toe strike, dia aman juga buat midfoot, dan dia juga aman yang buat pronasi,” katanya.
Pada bagian tengah sol, dr. Tirta menemukan penggunaan TPU plate yang menurutnya sudah menjadi komponen penting pada sepatu lari masa kini. I
a kemudian mengamati karakter midsole Desle Magnum dan menilai konstruksinya cenderung stabil dibandingkan sepatu dengan bentuk sol yang lebih membulat.
Menurut dr. Tirta, karakter tersebut membuat Desle Magnum lebih mengarah pada sepatu untuk easy run dan long run dibandingkan sepatu yang secara khusus mengejar kecepatan.
Baca Juga: 3 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula, Harga Terjangkau dibawah Rp500 Ribuan
Ia bahkan menilai penggunaan untuk easy run dalam jarak sekitar 15 hingga 20 kilometer masih memungkinkan.
Aspek lain yang mendapat apresiasi adalah konstruksi bagian belakang sepatu. dr. Tirta memperhatikan bahwa lining pada area heel dibuat lebih minimal, tetapi tetap terdapat bantalan di bagian dalam untuk menjaga kenyamanan.
Material tekstil pada area sekitar engkel juga dinilai membantu mengurangi gesekan yang berpotensi memicu blister.
Sementara itu, kombinasi material mesh dan knit pada upper memberikan keuntungan dari sisi sirkulasi udara. Menurut dr. Tirta, perpaduan tersebut membantu proses penguapan keringat sehingga kaki lebih nyaman ketika sepatu digunakan dalam sesi latihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
-
Tas Chanel Iriana Jokowi di HUT RI 81 Sangat Langka, Harganya Bikin Tepok Jidat
-
Tim Hukum Sebut Proses Geledah dan Sita Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Tanpa Dasar Hukum Sah
-
Bukan Sekadar Simbol Politik! Gerindra Ungkap Makna Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran
-
Ditjenpas Jabar Ajukan Amnesti untuk 1.454 Narapidana, 1.100 Masuk Program Pendidikan Kebangsaan
-
Ajang AHDC 2026 Perkuat Proses Pembinaan Pebalap Muda Lewat Kompetisi Berjenjang
-
Yaqut Tegaskan Pembagian Kuota 50 Persen untuk Haji Khusus Demi Keselamatan Jemaah
-
Bukan Punya Bahlil! Menteri HAM Pigai Pasang Badan Kawal 10 Persen Saham Freeport untuk Papua Tengah
-
The Chosen in the Wild with Bear Grylls: Refleksi Kehidupan di Alam Bebas
-
The Poppy War dan Representasi Sejarah Tiongkok dalam Balutan Fantasi