-
Larangan kamar tidur di atas dapur berawal dari konstruksi kayu kuno.
-
Asap dapur kini terhalang cor beton tebal pada bangunan rumah modern.
-
Pakar mengimbau masyarakat tak perlu cemas aturan Feng Shui lama tersebut.
Saat ini, sebagian besar rumah menggunakan lantai cor beton yang tebal dan solid.
"Kalau sekarang, lantai atas itu dicor pakai semen, pakai beton. Tebal cornya itu sudah pasti di atas 15 cm, ada yang bahkan mencapai 25 sampai 30 cm," kata Xiang Yi.
Selain lantai yang tebal, adanya plafon dengan rongga udara juga memberikan perlindungan ekstra bagi penghuni kamar tidur di lantai atas.
"Ditambah lagi di bawah lantai itu ada plafon, ada rongga antara lantai dengan plafon. Jadi walaupun api membakar sebesar apa pun, bahkan kalau terjadi kebakaran pun, di atasnya orang belum terasa karena panasnya belum sampai di sana, apalagi asap," tambahnya.
Master Xiang Yi mengimbau masyarakat untuk tidak terjebak dalam mitos atau ketakutan lama yang sudah tidak sesuai dengan kondisi bangunan masa kini.
Selama konstruksi bangunan kokoh dan kedap asap, posisi kamar di atas dapur bukanlah masalah besar.
"Kita tidak perlu ditakut-takuti oleh pandangan yang sekarang sudah tidak terpakai," pungkas Xiang Yi menutup penjelasannya.
Berita Terkait
-
Cara Menata Cermin di Kamar Tidur yang Baik Menurut Feng Shui, Diletakkan di Mana?
-
4 Rekomendasi Eyeshadow Palette 9 Warna yang Hasil Akhirnya Matte dan Pigmented
-
7 Tips Feng Shui Toko agar Ramai Pembeli dan Rezeki Lancar
-
9 Rekomendasi Moisturizer Murah di Bawah Rp50 Ribu untuk Kulit Glowing
-
4 Alasan Kenapa Cermin Tidak Boleh Menghadap Tempat Tidur Menurut Feng Shui
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Ijazah Masih Penting, Tapi Kenapa Dunia Kerja Hanya Melihat Portofolio?
-
Pasar Tumpah Diduga Jadi Biang Kecelakaan Maut Pelajar Kramat Jati, Pramono Perintahkan Penertiban
-
IHSG Terbang ke Level 6.500, Emiten Bakrie Melesat
-
Demi Piala Oscar 2027, Taiwan Tunjuk A Foggy Tale di Kategori Internasional
-
Mimpi Bandar Lampung Menyulap Kawasan Pesisir Menjadi Front City Kelas Dunia
-
Tarif Parkir Tegar Beriman Cibinong Bakal Dievaluasi, Kadishub Bogor: Menyesuaikan Kebutuhan Warga
-
Waspada Gempa Susulan! Warga Ngada Diimbau Tak Masuk ke Dalam Rumah
-
Dana JETP Rp333 Triliun Mandek, Airlangga Desak Proyek Energi Hijau Dikebut
-
Purnawirawan TNI Turun Gunung, Tambah Rp100 Juta untuk Sayembara Ijazah SMA Wapres Gibran
-
Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia