News / Nasional
Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:29 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Yoga)
Baca 10 detik
  • Gubernur Pramono Anung berkoordinasi dengan Wali Kota dan Dirut Pasar Jaya pada Kamis, 20 Agustus 2026.
  • Penertiban pedagang ikan di Pasar Kramat Jati dilakukan untuk mengatasi jalan licin penyebab kecelakaan fatal pelajar HH.
  • Insiden maut terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026, ketika korban hendak mengikuti upacara HUT RI.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan perkembangan terkini dari penanganan kecelakaan tragis yang merenggut nyawa seorang pelajar di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pramono menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan terkait.

"Sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota dan Dirut Pasar Jaya," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Pramono menegaskan, pedagang yang berjualan di luar area dan berpotensi mengganggu lalu lintas harus segera ditertibkan.

Mengingat insiden kecelakaan yang terjadi diduga buntut jalanan yang licin imbas limbah air sisa pedagang ikan.

"Sudah diminta untuk pedagang yang berada di luar, yang bisa mengganggu lalu lintas karena airnya membuat licin dan sebagainya, segera diminta untuk masuk ke dalam," tegas dia.

Pramono turut meminta Pasar Jaya selaku penanggung jawab kawasan untuk ikut turun tangan dalam melakukan penertiban.

Ia berharap, penataan pedagang dapat segera direalisasikan demi mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

"Bagaimanapun, ini nggak boleh terulang kembali," ucap eks Sekretaris Kabinet itu.

Baca Juga: Awan Jumat Jadi Peluang, Pramono Kejar Hujan Deras Asal Jakarta Tak Kebanjiran

Sebagai pengingat, kecelakaan nahas itu terjadi pada Senin (17/8/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban berinisial HH saat itu hendak berangkat mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Sepeda motor matic yang dikendarai HH diduga tergelincir akibat kondisi jalan yang licin di depan Pasar Kramat Jati.

Lokasi tersebut diketahui biasa dijadikan tempat pedagang ikan berjualan hingga meluber ke badan jalan.

Korban yang terjatuh kemudian terlindas oleh dump truck milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta yang melintas dari arah yang sama.

Load More