Lifestyle / Komunitas
Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:15 WIB
Ilustrasi Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid. (Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026 atau 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah dan menjadi hari libur nasional.
  • Di masjid, peringatan biasanya diisi pembacaan Al-Qur’an, selawat, tausiah, dan doa bersama.
  • Susunan acara yang jelas membantu kegiatan berlangsung tertib dan khidmat serta memudahkan petugas menjalankan tugas sesuai urutan.
  • Sambutan ketua panitia.
  • Sambutan takmir atau pengurus masjid.

19.40–20.00 — Pembacaan Selawat

  • Selawat Nabi bersama jamaah.

20.00–20.50 — Tausiyah Maulid Nabi

  • Ceramah mengenai sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW dan keteladanannya.

20.50–21.00 — Doa dan Penutup

  • Doa bersama.
  • Ucapan terima kasih dan penutupan oleh MC.

Format sederhana seperti ini cocok untuk masjid di lingkungan RT atau kampung karena rangkaiannya tidak terlalu panjang, tetapi tetap mencakup acara utama.

2. Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid dengan Pembacaan Maulid

Waktu: 19.00–21.30 WIB

  • 19.00–19.10 — Pembukaan oleh MC
  • 19.10–19.25 — Tilawah dan Saritilawah
  • 19.25–19.40 — Sambutan Ketua Panitia
  • 19.40–19.55 — Sambutan Ketua Takmir Masjid
  • 19.55–20.25 — Pembacaan Maulid/Barzanji dan Selawat
  • 20.25–20.40 — Penampilan Hadrah atau Marawis
  • 20.40–21.20 — Ceramah atau Mauizah Hasanah
  • 21.20–21.30 — Doa dan Penutup

Pembacaan maulid seperti Barzanji atau bentuk pembacaan riwayat Nabi lainnya dapat dimasukkan sesuai tradisi yang biasa dilakukan masyarakat setempat. Penampilan hadrah atau marawis juga dapat menjadi selingan yang tetap bernuansa Islami.

3. Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid dengan Santunan Anak Yatim

Waktu: 19.00–22.00 WIB

Baca Juga: 5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA

19.00–19.10 — Pembukaan

  • Salam dan pembacaan basmalah.
  • Pembacaan susunan acara.

19.10–19.25 — Tilawah Al-Qur'an dan Saritilawah

19.25–19.45 — Sambutan

  • Sambutan ketua panitia.
  • Sambutan takmir masjid atau tokoh masyarakat.

19.45–20.10 — Selawat dan Zikir Bersama

20.10–20.30 — Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

  • Penyerahan santunan.
  • Dokumentasi singkat.

20.30–21.20 — Tausiyah Maulid Nabi

  • Materi tentang akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW.

21.20–21.40 — Doa Bersama

21.40–22.00 — Penutup dan Ramah Tamah

Santunan dapat ditempatkan sebelum tausiyah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam peringatan Maulid.

Susunan serupa juga digunakan dalam sejumlah contoh acara Maulid di masjid yang memasukkan santunan anak yatim sebagai salah satu agenda.

Ilustrasi Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid. (Gemini AI)

4. Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid dengan Lomba Islami

Waktu: 08.00–12.00 WIB

08.00–08.10 — Pembukaan

08.10–08.25 — Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an

08.25–08.40 — Sambutan Ketua Panitia dan Takmir

08.40–09.40 — Lomba Islami

  • Lomba azan.
  • Hafalan surat pendek.
  • Cerdas cermat tentang Nabi Muhammad SAW.

09.40–10.00 — Penampilan Hadrah/Nasyid

10.00–10.45 — Ceramah Maulid Nabi

10.45–11.15 — Pengumuman Pemenang dan Pembagian Hadiah

11.15–11.30 — Selawat dan Doa

11.30–12.00 — Penutup dan Ramah Tamah

Konsep ini cocok untuk masjid yang ingin melibatkan anak-anak dan remaja secara aktif. Lomba azan, tilawah, hingga kegiatan Islami lainnya memang dapat dimasukkan dalam rangkaian peringatan Maulid sesuai kebutuhan panitia.

5. Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid yang Lengkap dan Khidmat

Waktu: 18.00–22.00 WIB

18.00–18.30 — Persiapan dan Kedatangan Jamaah

  • Registrasi jika diperlukan.
  • Pengaturan tempat duduk dan perlengkapan acara.

18.30–19.00 — Salat Magrib Berjamaah

19.00–19.15 — Pembukaan

  • Salam dari MC.
  • Pembacaan basmalah dan ayat suci Al-Qur'an.

19.15–19.35 — Sambutan-sambutan

  • Ketua panitia.
  • Ketua takmir.
  • Tokoh masyarakat atau tamu undangan jika ada.

19.35–20.05 — Pembacaan Maulid dan Selawat

  • Pembacaan Barzanji, Diba'i, atau maulid sesuai tradisi setempat.
  • Selawat bersama jamaah.

20.05–20.15 — Salat Isya Berjamaah

20.15–21.15 — Tausiyah/Mauizah Hasanah

  • Ceramah mengenai sejarah kelahiran Rasulullah SAW.
  • Keteladanan akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

21.15–21.35 — Santunan atau Penyerahan Bingkisan

  • Santunan anak yatim/dhuafa jika menjadi bagian dari program panitia.

21.35–21.50 — Doa Bersama

21.50–22.00 — Penutup

  • Ucapan terima kasih.
  • Salam penutup.

Rundown ini bisa dipilih jika acara Maulid Nabi diikuti banyak jamaah dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Penempatan salat berjamaah juga perlu disesuaikan dengan waktu setempat agar rangkaian acara tetap tertib dan tidak mengganggu pelaksanaan ibadah wajib.

Sementara itu, kelima contoh tersebut bukan susunan yang wajib diikuti secara persis, sehingga panitia dapat menyesuaikannya dengan tradisi masjid, durasi acara, ketersediaan pengisi acara, dan kondisi jamaah.

Yang terpenting, setiap kegiatan disusun secara tertib agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 berlangsung khidmat dan tetap nyaman bagi seluruh jamaah.

Load More