- Primbon Jawa mengaitkan waktu terjadinya bersin dengan berbagai pertanda peristiwa kehidupan yang akan dialami seseorang.
- Kitab Primbon Jawa karya R. Gunasasmita dan Mama Flo menjelaskan makna spesifik bersin berdasarkan rentang waktu tertentu.
- Secara medis, bersin merupakan respons alami tubuh untuk mengeluarkan iritan dari saluran pernapasan manusia.
Firasat Bersin Malam Hari
Pukul 19.00-20.00
Bersin pada rentang awal malam dipercaya memiliki kaitan dengan urusan asmara, seperti bertemu jodoh atau mendapatkan pasangan.
Pukul 21.00-22.00
Bersin pada waktu ini memiliki tafsir berkaitan dengan pencurian, termasuk kemungkinan pelaku diketahui atau tertangkap oleh banyak orang.
Pukul 23.00-24.00
Bersin menjelang tengah malam kembali dikaitkan dengan urusan jodoh, termasuk kemungkinan seseorang mendapatkan pasangan atau dipinang oleh perempuan.
Penafsiran bersin tersebut menunjukkan bagaimana masyarakat Jawa pada masa lalu berusaha memberikan makna terhadap berbagai kejadian sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Waktu menjadi salah satu unsur penting dalam primbon karena diyakini dapat membedakan pertanda yang menyertai suatu peristiwa.
Meski demikian, primbon merupakan bagian dari warisan pengetahuan dan kepercayaan tradisional, bukan sumber penjelasan ilmiah mengenai hubungan antara bersin dan kejadian yang akan dialami seseorang.
Secara medis, bersin merupakan mekanisme tubuh untuk mengeluarkan iritan dari hidung atau saluran pernapasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dolar AS Keok Lagi, Rupiah Kian Perkasa ke Level Rp17.694
-
Siap-siap Lebih Ramai! MotoGP 2026 Diproyeksikan Jadi Magnet Baru Ekonomi Mandalika
-
Primbon Jawa Firasat Bersin Menurut Jam dan Hari, Bisa Ungkap Jodoh hingga Nasib Sial
-
Menolak Bantuan Asing di Tengah Gempa NTT: Kedaulatan Bangsa atau Sekadar Gengsi?
-
Kumpulan Rumus Bangun Ruang Lengkap: Kubus hingga Bola, Dijamin Langsung Paham!
-
Asap Karhutla Mengancam, Wakil Ketua Komisi X DPR Usul Sekolah Diliburkan
-
El Nino Mengganas: BPBD Bandar Lampung Siaga 24 Jam Gempur Krisis Air di 5 Kecamatan
-
Warga Pati Mulai Duduki Depan DPR, Siap Menginap hingga Aksi 27 Agustus
-
4 Rekomendasi Mobil Listrik yang Aman Parkir Paralel Tanpa Khawatir Aki Soak
-
Tagih RUU Perampasan Aset, Warga Pati ke DPR: Kami Datang Penuhi Undangan Puan!