Ratusan Buku Hadir di Rumah Belajar Patriot, Bawa Cerita Baru Buat Anak-Anak Werianggi

Jum'at, 18 September 2026 | 13:40 WIB
Ratusan Buku Hadir di Rumah Belajar Patriot, Bawa Cerita Baru untuk Anak-anak Werianggi [Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia menyerahkan ratusan buku donasi kepada Rumah Belajar Patriot di Papua Barat.
  • Bantuan dari kolaborasi berbagai pihak tersebut bertujuan untuk mendukung kegiatan belajar anak-anak Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.
  • Pengiriman tahap pertama ini akan disusul oleh ratusan buku lainnya yang diperkirakan tiba akhir September 2026.

Suara.com - Ratusan buku kini tersedia di Rumah Belajar Patriot, Kawasan Transmigrasi Werianggi, Distrik Nikiwar, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

Koleksi tersebut diserahkan Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (TEP UI) untuk mendukung kegiatan belajar anak-anak setempat.

Buku yang diberikan terdiri dari buku cerita anak, buku belajar membaca, hingga buku berhitung. Koleksi tersebut berasal dari donasi berbagai pihak melalui kolaborasi TEP UI dengan komunitas pemuda Teluk Wondama, Aksi Muda Wondama (AMW).

Rumah Belajar Patriot sendiri digunakan anak-anak SD dan SMP untuk membaca serta mendapatkan pendampingan belajar setiap sore. Kehadiran buku-buku baru diharapkan membuat pilihan bacaan mereka semakin beragam.

Hal ini disampaikan oleh ketua TEP UI bidang literasi dan pendidikan dasar, Indah Permata Sari.

Ratusan Buku Hadir di Rumah Belajar Patriot, Bawa Cerita Baru untuk Anak-anak Werianggi [Istimewa]

"Penyerahan buku-buku ini kami harapkan dapat mendukung semangat belajar, membaca, dan berhitung anak-anak di Kawasan Transmigrasi Werianggi. Membangun budaya literasi tidak cukup hanya dengan menghadirkan buku, tetapi juga membutuhkan pendampingan, ruang belajar yang nyaman, dan keterlibatan masyarakat," tutur Indah Permata Sari dalam pernyataannya.

"Karena itu, Rumah Belajar Patriot kami hadirkan sebagai ruang bersama untuk tumbuh dan belajar, sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat Werianggi," sambungnya lagi.

Bunda Poppy, salah satu pengajar, menyebut anak-anak antusias mengikuti kegiatan membaca bersama. Namun, selama ini pilihan bacaan yang tersedia masih terbatas.

"Kami sangat senang dengan kehadiran Tim Ekspedisi Patriot UI di sini. Setiap sore, anak-anak sekarang berkumpul di rumah belajar untuk membaca bersama. Anak-anak senang belajar dan membaca, hanya saja selama ini sumber bacaan yang bisa mereka gunakan masih terbatas," bebernya.

"Mereka tidak hanya bisa belajar membaca dan berhitung, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengenal cerita-cerita baru, menambah pengetahuan, dan mengembangkan imajinasi mereka," imbuhnya.

Buku-buku tersebut diterima Bunda Poppy dan Kakak Yunike Sani yang turut menjadi pengajar di Rumah Belajar Patriot. Kegiatan belajar juga terus berjalan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Penyerahan kali ini merupakan tahap pertama. Ratusan buku lainnya masih dalam perjalanan dari Jakarta melalui kargo dan diperkirakan tiba pada akhir September 2026.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com