Apa Itu SPL Parfum? Ini 3 Istilah Penentu Kualitas Parfum yang Wajib Diketahui

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:05 WIB
Ilustrasi spl parfum (magnific)
BACA 10 DETIK
  • Istilah SPL pada parfum meliputi sillage, projection, dan longevity untuk menilai performa wewangian secara keseluruhan.
  • Pemahaman tiga aspek tersebut membantu konsumen memilih jenis parfum sesuai kebutuhan aktivitas dan lingkungan sekitar.
  • Karakteristik SPL pada setiap jenis parfum dipengaruhi oleh konsentrasi bahan pewangi, formula, serta kondisi pengguna.

3. Eau de Toilette (EDT)

Eau de Toilette biasanya memiliki konsentrasi bahan pewangi sekitar 5–15 persen. Aromanya kerap terasa lebih ringan dan segar sehingga cocok untuk pemakaian siang hari atau aktivitas kasual.

Meski sering memiliki ketahanan lebih singkat dibandingkan parfum dengan konsentrasi tinggi, EDT tertentu tetap dapat menunjukkan projection yang baik, terutama pada awal pemakaian.

4. Eau de Cologne (EDC)

Eau de Cologne umumnya memiliki konsentrasi bahan pewangi sekitar 2–5 persen. Jenis ini cenderung menawarkan aroma ringan dan menyegarkan, tetapi ketahanannya biasanya lebih pendek daripada EDP atau extrait de parfum.

EDC dapat menjadi pilihan untuk pemakaian singkat atau ketika kamu menginginkan aroma yang tidak terlalu dominan.

Pada akhirnya, memilih parfum dengan SPL tinggi bukan sekadar mencari konsentrasi bahan pewangi terbesar. Perhatikan juga karakter aromanya, kebutuhan penggunaan, serta hasil pengujian pada kulit sendiri karena sillage, projection, dan longevity dapat berbeda pada setiap parfum.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com