Popularitas Kuliner Bali Mendunia, Ikan Tilapia Ini Berpeluang Jadi Menu Andalan Restoran

Senin, 02 November 2026 | 14:51 WIB
Popularitas Kuliner Bali Mendunia, Ikan Air Tawar Ini Berpeluang Jadi Menu Andalan Restoran (Dok. Istimewa)
BACA 10 DETIK
  • Regal Springs dan PT Dineta Jaya memperkenalkan KING Tilapia di Legian, Bali, pada 27 Oktober 2026.
  • Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali pada 2025 mencapai hampir 6,95 juta kunjungan atau meningkat 9,72 persen.
  • Produk KING Tilapia memiliki potongan loin tebal dan hasil memasak di atas 85 persen.

Suara.com - Bali tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya. Pulau Dewata juga memiliki perkembangan industri kuliner yang menarik, mulai dari restoran lokal, hotel berbintang, hingga berbagai tempat makan yang menyajikan hidangan dari beragam negara. 

Kehadiran wisatawan dari berbagai belahan dunia turut mendorong kebutuhan terhadap bahan baku makanan yang berkualitas, konsisten, dan fleksibel untuk diolah menjadi aneka menu.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Bali yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sepanjang 2025 mencapai hampir 6,95 juta kunjungan. 

Angka tersebut meningkat 9,72 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan pariwisata ini turut membuka peluang bagi sektor perhotelan dan restoran untuk terus mengembangkan pilihan hidangan yang dapat memenuhi selera pengunjung dengan latar belakang budaya berbeda.

Salah satu bahan pangan yang berpotensi dieksplorasi dalam industri tersebut adalah ikan tilapia atau nila. Selama ini, ikan tilapia lebih banyak dikenal sebagai bahan masakan rumahan di Indonesia. 

Padahal, karakter dagingnya yang berwarna putih, cita rasa ringan, serta tekstur yang relatif kokoh membuat ikan ini dapat diolah menjadi berbagai hidangan, termasuk menu restoran dan hotel.

Bagi dapur profesional, pemilihan bahan baku tidak hanya mempertimbangkan rasa. Konsistensi ukuran, hasil setelah dimasak, kemudahan pengolahan, hingga efisiensi biaya juga menjadi faktor penting. 

Terlebih, restoran dan hotel perlu menjaga standar hidangan agar kualitas makanan yang disajikan tetap terjaga. Karakter tilapia yang memiliki rasa ringan memberikan keleluasaan bagi chef untuk memadukannya dengan berbagai bumbu. 

Ikan ini dapat diolah menggunakan teknik panggang, goreng, kukus, maupun metode memasak lainnya. Profil rasanya juga memungkinkan tilapia dipadukan dengan bumbu khas Indonesia, racikan Asia, hingga sajian bergaya Western dan Afrika Utara.

Peluang Tilapia dalam Kreasi Menu Restoran

Potensi tersebut turut menjadi pembahasan dalam acara pengenalan KING Tilapia yang diselenggarakan Regal Springs bersama PT Dineta Jaya di Legian, Bali, pada 27 Oktober 2026. 

Kegiatan bertajuk KING Tilapia – Unveiling a New Culinary Experience itu mempertemukan pelaku industri kuliner dan hospitality untuk membahas kebutuhan bahan baku serta perkembangan menu di sektor restoran dan perhotelan.

Dalam kesempatan tersebut, Chef Bara R. Pattiradjawane memperlihatkan sejumlah teknik pengolahan tilapia melalui sesi demonstrasi memasak. Menurutnya, karakter daging ikan yang tebal dan kokoh memberikan keleluasaan dalam menciptakan berbagai jenis hidangan.

"KING Tilapia memiliki karakter yang cukup unik untuk ikan air tawar. Potongannya yang tebal, teksturnya yang kokoh, dan juiciness-nya memberikan fleksibilitas dalam pengolahan dengan berbagai teknik dan metode memasak," ujar Chef Bara.

Produk tilapia premium yang diperkenalkan tersebut memiliki potongan loin dengan berat minimum 106 gram dan ketebalan 25 milimeter. Selain itu, cooking yield atau hasil daging setelah proses memasak diklaim mencapai lebih dari 85 persen. 

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com