Cara Pakai Hair Oil yang Benar agar Rambut Tidak Lepek dan Lebih Berkilau

Selasa, 03 November 2026 | 12:29 WIB
Ilustrasi hair oil. (Freepik)
BACA 10 DETIK
  • Penggunaan minyak rambut berlebih dan pemilihan jenis minyak yang tidak tepat dapat menyebabkan rambut menjadi lepek serta berminyak.
  • Metode perawatan sebelum keramas melibatkan pemijatan kulit kepala dengan minyak selama lima hingga sepuluh menit sebelum dibilas sampo.
  • Aplikasi setelah keramas dilakukan dengan mengusapkan minyak pada batang hingga ujung rambut setengah basah tanpa mengenai kulit kepala.

Suara.com - Penggunaan minyak rambut (hair oil) menjadi salah satu langkah perawatan ekstra yang sangat populer untuk mendapatkan helai rambut yang berkilau, lembut, dan bebas kusut.

Namun, tidak sedikit orang yang justru mengeluhkan rambut terasa berat, berminyak, dan lepek setelah mengaplikasikannya.

Rambut bisa terasa berat, berminyak, dan lepek jika salah menggunakan hair oil.

Jika kamu mengalami masalah tersebut, kemungkinan besar teknik aplikasi yang kamu gunakan kurang tepat. Agar nutrisi diserap maksimal tanpa mengorbankan volume alami rambut, simak panduan cara pakai hair oil yang benar di bawah ini!

Mengapa Hair Oil Justru Bikin Rambut Lepek?

Sebelum masuk ke tahap aplikasi, penting untuk memahami penyebab utama rambut lepek akibat hair oil:

  • Pemakaian Terlalu Banyak: Menggunakan produk secara berlebihan membuat helai rambut menyatu, terasa berat, dan kehilangan volume alaminya.
  • Dioleskan ke Kulit Kepala atau Akar: Area pangkal rambut secara alami sudah memproduksi sebum (minyak alami). Menambahkan hair oil ke area akar akan menumpuk minyak dan memperparah kondisi lepek.
  • Jenis Minyak Terlalu Berat: Pemilik rambut tipis atau yang mudah berminyak sering kali keliru memilih minyak pekat (seperti coconut oil atau castor oil). Jenis ini lebih cepat membebani rambut dibandingkan minyak yang bertekstur ringan (lightweight).
  • Kandungan Silikon Berlebih: Beberapa produk mengandung campuran silikon yang dapat menumpuk (build-up) di batang rambut jika tidak dibersihkan dengan sempurna.

Cara Pakai Hair Oil yang Benar Sesuai Tujuan Perawatan

Aplikasi hair oil terbagi menjadi dua metode utama, yakni sebelum keramas (pre-shampoo treatment) dan setelah keramas (leave-in / finishing).

1. Sebelum Keramas (Pre-Shampoo Treatment)

Metode ini sangat disarankan untuk kamu yang memiliki masalah rambut kering, rusak, atau mudah rontok.

  • Sisir Rambut Saat Kering: Pastikan merapikan helai rambut terlebih dahulu agar bebas dari kekusutan.
  • Takar Secukupnya: Tuangkan hair oil sekitar 1–2 sendok teh atau beberapa tetes ke telapak tangan.
  • Pijat Lembut Kulit Kepala: Aplikasikan ke kulit kepala dan batang rambut. Berikan pijatan lembut selama 5–10 menit untuk melancarkan sirkulasi darah di area akar.
  • Diamkan dan Bilas: Biarkan nutrisinya meresap selama 15–30 menit (atau hingga 1 jam untuk perawatan mendalam), lalu bilas hingga bersih menggunakan sampo favorit kamu.

2. Setelah Keramas (Leave-in / Finishing)

Gunakan teknik ini untuk mengunci kelembapan, menambah kilau alami, serta melindungi rambut saat proses styling.

  • Keringkan Hingga Half-Dry: Gunakan handuk hingga kondisi rambut setengah basah (lembab).
  • Hangatkan Minyak di Tangan: Tuangkan sedikit saja (sekitar 1–3 tetes atau sebesar koin kecil), lalu gosokkan kedua telapak tangan agar minyak merata dan hangat.
  • Fokus pada Batang Hingga Ujung: Usapkan lembut dari bagian tengah hingga ujung rambut. Hindari area akar atau kulit kepala agar tidak berminyak.
  • Sisir dan Keringkan: Sisir secara perlahan agar minyak terdistribusi merata, lalu lanjutkan dengan hair dryer atau alat penata rambut lainnya.

Kunci utama dalam mendapatkan manfaat hair oil adalah menyesuaikan takaran dan menghindari area akar saat penggunaan setelah keramas. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, rambut kamu akan tetap mengembang indah, lembut, dan ternutrisi sepanjang hari.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com