LINIMASA - Penceramah sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Buya Yahya menjelaskan tentang perkara keseharian umat Islam dalam menjalankan ibadah.
Dalam sebuah ceramahnya, Buya Yahya mendapat pertanyaan dari seorang penanya terkait apakah Allah SWT lebih menyukai orang alim yang tidur daripada orang yang salat tapi tidak berpengetahuan.
Buya Yahya pun langsung menjelaskan perkara tersebut. Menurut pendakwah berusia 49 tahun tersebut perkara itu tidak dijelaskan dalam hadits.
"Itu hadits dikatakan bukan hadist yang benar (begitu) dikatakan para ulama," ucap Buya Yahya melalui video yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV, Senin (27/2/2023).
"Orang tidur kok sama orang bodoh yang salat, lebih bagus yang tidur, tidak ada dong," tegas Buya Yahya.
Lebih jauh Buya Yahya menerangkan terkait masalah tersebut. Menurutnya, ada beberapa pandangan ulama, dalam kondisi darurat, bisa saja tidur itu lebih bagus daripada membuka video yang bukan-bukan di YouTube.
Makna lain yang diungkapkan para ulama, kata dia, terkait dengan masalah keutamaan. Misalnya, ucap Buya Yahya, ada orang alim atau salih yang biasa beraktivitas mengajar belajar, kemudian ia tidur karena capek.
Menurutnya, tidur orang alim tersebut masuk ke dalam kategori ibadah bila dibandingkan dengan orang biasa pada umumnya.
"Bisa saja dia lebih bagus dari ibadah kita orang awam," kata dia.
Baca Juga: Cara Bersihkan Kipas Angin Tanpa Membongkarnya, Cukup Sediakan Bahan dan Alat Sederhana Ini
Namun, kata dia, jangan sampai membandingkan orang alim yang tidur karena kelelahan setelah beribadah, dikaitkan dengan sabda Nabi Muhammad SAW.
"Yang paling bahaya itu dikit-dikit kata Rasulullah. Jangan sampai berbohong atas nama nabi Muhammad, itu nggak boleh," tegasnya.
Meski begitu, kata dia, bisa saja tidur orang berilmu yang ditanyakan tersebut lebih baik daripada orang yang salat di sebelahnya.
Pasalnya, kata dia, orang yang salat tersebut tidak khusuk dan yang lainnya. Sementara orang alim yang tertidur itu karena kelelahan setelah beribadah yang lain.
"Cuma bisa jadi betul tidurnya orang itu lebih bagus daripada salatnya orang yang disebelahnya. Karena tidurnya dia capek karena ibadah tadi dan sebagainya," bebernya.
"Kemudian salat yang disebelahnya, salat ngelantur ngomong dan sebagainya, salat-salat sunnah misalnya itu bisa jadi," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan
-
Bikin Bobotoh Harap-Harap Cemas, Kok Bisa Akun IG 3,1 Juta Follower Thom Haye Hilang?
-
Heboh Jadi Sayembara, Pakar Sebut Besarnya Hadiah Tak Mengubah Standar Hukum Ijazah Gibran
-
Viva Perfect Matte vs Perfect Shine Lip Color, Mana yang Tahan Lama?
-
Desain Estetik tapi Bikin Gerah, Pramono Janji Benahi Halte Rasuna Said
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki