LINIMASA - Tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menggerebek markas komplotan debt collector di kawasan Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara, Kamis (2/3/2023) dini hari.
Puluhan tim dari Polres Metro jakarta dikerahkan untuk menggerebek kontrakan yang selama ini menjadi markas dan tempat kumpul debt collector.
Dari penggerebekan tersebut, polisi berhasil meringkus empat orang debt collector dengan sejumlah barang bukti.
Antara lain, unit motor beserta beberapa dokumen atau surat penarikan kendaraan yang menunggak.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Iverson Manossoh mengungkapkan penggerebekan tersebut bermula dari adanya laporan salah satu debitur yang menunggak pembayaran angsuran kredit.
Kemudian, pelapor mendapat penganiayaan dari para debt collector.
"Kelompok ini melakukan penarikan paksa kendaraan tanpa mengindahkan mekanisme hukum,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iverson mengatakan, saat ini pihaknyamasih melakukan pengembangan ke tempat yang diduga menjadi tititk kumpul komplotan debt collector.
“Beberapa pelaku telah diamankan dan saat ini kita telah melakukan pengembangan di tempat yang diduga sebagai titik kumpul pertemuan kelompok debt kolektor yang beberapa kali melakukan aksi kekerasan," tuturnya.
Baca Juga: Buntut Pembubaran Klub Moge oleh Menkeu, KPK Kantongi Nama-Nama Penjual Harley Davidson Diduga ASN
Kemudian, kata Iverson, para pelaku tidak segan-segan merampas kendaraan yang menjadi target operasi pelaku.
Selain itu, para pelaku juga melakukan pemalsuan surat sehingga kendaraan yang ditarik tidak langsung diserahkan perusahaan.
Berita Terkait
-
Satu Lagi Buronan Debt Collector Bentak Polisi Ditangkap Di Tangerang, Namanya Brian Fladimer
-
Tersangka Utama Debt Collector Bentak Polisi Erick Johnson, Ditangkap di Sumut
-
Pemkot Bontang Beli Kendaraan Operasional Sampah Senilai Rp 8,4 Miliar
-
Erick Johnson Tersangka Utama Debt Collector Bentak Polisi Tertangkap Di Sumut
-
Debt Collector yang Bentak Polisi Ajukan Restorative Justice
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak