LINIMASA - Kepolisian siap memeriksa handphone miliki saksi AG dan dua tersangka ainnya atas kasus penganiayaan oleh MDS terhadap David Ozora.
Dalam perkara tersebut, dua orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Mario Dandy Satrioyang merupakan anak Ditjen Pajak Farael Alun Trisambodo dan Shane.
Sedangkan AG adalah saksi di TKP yang juga merupakan kekasih dari Mario Dandy Satrio.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran terus menekankan dalam setiap kasus memakai metode Scientific Crime Investigation (SCI).
Hal tersebut yang berarti menggabungkan antara teknis prosedur ilmiyah sehingga hasilnya lebih akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
"Tentu di sini juga ada digital forensik ya. Terkait dengan digital forensik melihat transkrip dari device device, tentu menjadi bagian daripada alat bukti, termasuk menjadi bagian aripada keterangan ahli nantinya," ujarnya.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, Trunoyudo mengungkapkan, penyidik berkerjasama interprofesi. Salah satunya yaitu Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (APSIFOR).
Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap dua orang tersangka penganiayaan yakni Mario Dandy Satrio dan Shane terhadap David Ozora yang merupakan anak dari salah seorang Pengurus Pusat GP Ansor.
Atas kejadian tersebut, warganet pun menyoroti hidup mewah yang dipamerkan Mario Dandy yang diketahui merupakan anak Ditjen Pajak Menkeu Rafael Alun Trisambodo. (Sumber: ANTARA)
Baca Juga: Inflasi DIY Lebih Tinggi Dibandingkan Nasional, Begini Kata BI
Berita Terkait
-
69 Anak Buah Sri Mulyani Diduga Miliki Jumlah Harta yang Tak Jelas
-
Aset Rafael Alun yang Dilacak KPK , Termasuk Rubicon hingga Munculnya 'Geng' Pejabat Pajak
-
CEK FAKTA: AG Pacar Mario Dandy Akhirnya Ngaku Jadi Pelaku Penganiayaan David, Benarkah?
-
Rafael Alun, Ayah Mario Dandy Ngaku Lelah Ditanya Soal Harta Rp 56 Miliar Auto Diultimatum: Kami Lelah Bayar Pajak
-
Geger Kekayaan Jumbo Rafael Alun, Jadi Momentum KPK 'Obok-obok' Instansi 'Basah'
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung