/
Senin, 06 Maret 2023 | 09:50 WIB
Pertemuan Prabowo dan Surya Paloh di Pendopo Garuda Yaksa, Bogor. (Suara.com/Novian)

LIMASA - Pengamat Komunikasi Politik Hedri Satrio memberikan tanggapan positif terkait pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Mereka berdiskusi dengan terbuka namun saling menghargai dan menghormati. Levelnya tidak hanya sekadar ketua umum partai. Kenegarawanan seperti ini yang dibutuhkan republik untuk bisa maju dan berkembang, serta menjalankan demokrasi,” ujar Hendri.

Hensat--sapaan akrab Hendri Satrio mengatakan, Prabowo dan Surya Paloh sepakat menghargai rivalitas berpolitik dalam kehidupan bernegara, tapi saling menghormati.

Hensat berharap cara berpolitik keduanya dapat ditiru oleh Ketua Umum partai lain.

“Sekarang kita bayangkan hal baik yang terjadi, ketua umum partai politik semuanya bertemu untuk menggagas bagaimana negara ini maju dan demokrasinya baik dan jujur. Saya yakin tidak hanya perubahan yang terjadi,” katanya.

Lebih lanjut, menurut Hensat,  negara ini akan maju dan tidak akan ada lagi hal-hal yang menalwan demokrasi, seperti isu tiga periode dan penundaan Pemilu.

“Semoga saja hal tersebut terjadi dan dapat ditiru oleh yang lainnya,” ucapnya.

Dalam pertemuan antara Surya Paloh dan Prabowo Subianto, keduanya sepakat saling menghargai keputusan politik masing-masing.

“Sebagai sahabat, kita menghormati apa pun keputusan politik Pak Surya dan NasDem. Begitu juga sebaliknya. Meski jalan yang dipilih masing masing, koalisi merupakan bagian dari keputusan politik,” kata Prabowo.

Baca Juga: Heboh Rumahnya Kemasukan Ular Misterius, Ria Ricis: Kita Mau Panggil Ustaz

“Dan kami bertekad menjaga suasana yang damai, yang sejuk dan rukun," tutur Prabowo menambahkan. (Sumber: ANTARA)

Load More