LINIMASA - Kereta Panoramic sampai saat ini masih menjadi primadona bagi trevaler yang ingin bepergian ke luar kota. Sejak awal beroperasi kereta ini tak pernah kesepian penumpang sama sekali. Meskipun bayarannya lebih tinggi dibanding kereta lain, Panoramic masih saja banyak peminatnya.
Kereta Panoramic ini merupakan salah satu karya dari anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yakni KAI Wisata. Kereta ini mulai launcing pada 24 Desember 2022 lalu.
Hingga Februari kemarin, Kereta Panoramic ini masih banyak peminatnya, bahkan ercatat okupansi Kereta Panoramic pada periode tersebut mencapai 117% atau terdapat 711 pelanggan.
Jumlah penumpang itu terdiri dari 405 pelanggan KA Argo Wilis Panoramic relasi Bandung - Surabaya Gubeng pp dan 306 pelanggan KA Argo Parahyangan Panoramic relasi Gambir - Bandung pp.
"Terima kasih atas animo para pelanggan yang luar biasa terhadap hadirnya Kereta Panoramic pertama di Indonesia ini. Kepercayaan ini akan kami jadikan pelecut untuk semakin meningkatkan layanan bagi para pelanggan," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus di Jakarta, Senin (6/3/2023).
Pola perjalanan Kereta Panoramic sama dengan Kereta Wisata lainnya dimana terdapat 2 pola perjalanan yaitu pola FIT (perorangan) dan pola charter atau sewa. Untuk membeli tiket perorangan, masyarakat dapat membeli melalui aplikasi KAI Access, website KAI dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya.
Sedangkan untuk pemesanan pola charter atau sewa dapat menghubungi Miss Veronika di Nomor 0811 1220 7206, Miss Rizka 0811 1220 7207 dan Mr Tiko 0811 1220 7209.
Kereta Panoramic yang merupakan inovasi dari Balai Yasa KAI Surabaya Gubeng adalah kereta dengan spesifikasi khusus untuk menikmati panorama yang pertama kalinya ada di Indonesia.
Kereta ini memberikan sensasi luar biasa bagi pelanggan dalam menikmati pemandangan di sepanjang perjalanan. Pelanggan dapat menikmati pemandangan alam, pegunungan yang indah, jembatan yang tinggi, serta terowongan yang panjang melalui jendela Kereta Panoramic yang besar.
Baca Juga: Terus Kembangkan Infrastruktur, Brantas Abipraya Bangun Jalan Nasional di Kalimantan Timur
Saat ini, terdapat 2 unit Kereta Panoramic dengan kapasitas per kereta yaitu 38 tempat duduk. Fasilitas-fasilitas yang didapat pelanggan Kereta Panoramic antara lain snack, makanan, minuman, dan selimut untuk perjalanan malam, free wifi, kursi yang nyaman, tirai jendela yang dapat dikendalikan otomatis, mini pantry, toilet yang luas, televisi di dinding ujung kereta, rak bagasi khusus di ujung kereta, jendela berdimensi sangat besar di kedua sisinya, serta atap kaca memanjang dari depan hingga belakang yang dapat dibuka tutup secara otomatis, sehingga memberikan pengalaman perjalanan yang menarik dan berkesan.
Penumpang juga tidak perlu ragu untuk naik Kereta Panoramic karena kaca Kereta Panoramic didesain khusus untuk tahan pecahan dan panas. Kaca Kereta Panoramic menggunakan tipe duplex tempered. Jika kaca terkena benda asing tidak akan membahayakan penumpang yang di dalam karena kaca tersebut tidak mudah berlubang. Jika kaca mengalami tekanan kuat, bentuknya hanya berupa retakan sehingga aman bagi penumpang.
"Diharapkan dengan semakin meningkatnya animo masyarakat terhadap Kereta Panoramic dapat menumbuhkan pariwisata di Indonesia melalui perkeretaapian," tutup Joni.
Adapun jadwal Kereta Panoramic pada bulan Maret 2023 yaitu:
1. KA Argo Parahyangan Panoramic (44Pc) keberangkatan Gambir jam 04.55 dan tiba di Bandung jam 07.52 (Berjalan di hari Jumat)
2. KA Argo Wilis Panoramic (6Pc) keberangkatan Bandung jam 08.15 dan tiba di Surabaya Gubeng jam 18.10 (Berjalan di hari Jumat)
3. KA Argo Wilis Panoramic (5Pc) keberangkatan Surabaya Gubeng jam 07.30 dan tiba di Bandung jam 17.25 (Berjalan di hari Minggu)
4. KA Argo Parahyangan Panoramic (51Pc) keberangkatan Bandung jam 18.15 dan tiba di Gambir jam 21.19 (Berjalan di hari Minggu)
Berita Terkait
-
Peminat Tinggi, Selama Februari 711 Pelanggan Naik Kereta Panoramic Selama Februari 2023
-
Kai EXO Terjebak di Dunia Geometri untuk Mood Sampler #2 Mini Album Rover
-
KAI Commuter Ambil Alih Kereta Bandara Soekarno-Hatta
-
PeduliLindungi Bertansformasi Jadi SatuSehat, Peraturan Baru Calon Penumpang Kereta Api Wajib Bawa Dokumen Ini
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono: Wapres Gibran Contoh yang Benar dalam Menanggapi Jokes
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Terkait Dugaan Suap
-
Swing Kencang, Sinyal Ngebut: Telkomsel x Topgolf Hadirkan Paket Golf + Internet
-
Tren Warna Eksterior 2026: Dari Hijau Sage hingga Mocca, Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Rumahmu?
-
Ulasan Film Dead Poets Society: Robin Williams Ubah Pemikiran Siswa Lewat Puisi
-
Daftar Pemain Moving Season 2 Terungkap, Ada Wajah Baru dengan Nama Besar
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Menyelinap ke Pikiran Ayah
-
Polisi Respons Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?