LINIMASA - Insiden tewasnya seorang pemuda saat bermain game online di warnet menghebohkan jagat media sosial.
Pemuda itu tewas usai bermain game MOBA League of Legends selama 23 jam lebih.
Rasa candu bermain game MOBA sampai lupa istirahat harus dibayar mahal dengan nyawa yang melayang.
Chen Rong-yu (23), seorang pemuda yang berasal dari Taiwan memiliki ketertarikan terhadap game League of Legends.
Bahkan, minat Chen terhadap game ini sudah masuk dalam kategori kecanduan.
Chen malam itu keasyikan bermain game hingga lupa waktu untuk beristirahat.
Alhasil, nyawa Chen melayang akibat terlalu lama memainkan game League of Legends di warnet.
Hari itu di 2012, di Warnet New Taipei City, Taiwan, Chen mendatangi orang tuanya untuk pamit karena ia akan pergi ke warnet.
Orangtuanya tidak mengetahui jika sang anak akan memainkan game yang akhirnya merenggut nyawa sang buah hati, Chen diizinkan untuk pergi ke warnet.
Baca Juga: Hugo Samir Gagal Bersama Shin Tae-yong di Piala Asia U-20: Ini Pengalaman Sangat Berharga
Pintu warnet dibuka, Chen seperti biasa melihat banyak pengunjung warnet yang sedang bermain game online.
Chen berjalan ke arah penjaga warnet lalu menanyakan apakah tempat duduk favoritnya masih kosong atau tidak.
Kebetulan, tempat duduk di sudut ruangan Warnet itu kosong sehingga ia langsung menuju ke tempat favoritnya itu. Chen langsung menyalakan rokok dan mulai menghidupkan komputer dan login ke game League of Legends.
Dikutip dari Eurogamer, Chen diketahui memainkan game itu selama 23 jam. Chen juga sempat tertidur sejenak dan kembali login ke game League of Legends.
Sampai suatu pagi, penjaga warnet dibuat kaget karena mendapati kondisi Chen yang tewas di depan layar monitornya.
Saat itu, Chen tidak merespon saat dibangunkan untuk membayar tagihan warnet, ternyata tubuhnya sudah kaku
Berita Terkait
-
Wanita Paruh Baya di Singkawang Tewas Bersimbah Darah dalam Kamar
-
Dikenal Anak yang Baik, Iqbal Korban Kebakaran Plumpang Ingin Pulang ke Bogor Bertemu Ibunda Setelah Ayah Keluar Penjara
-
Pasien Tewas Usai Lompat dari Lantai 3 RSUP M Djamil Padang Idap Gagal Ginjal Stadium 5, Tak Ada Tanda-tanda Depresi
-
Fokus Urus PSSI, Zainudin Amali Serahkan Surat Pengunduran Diri dari Menpora
-
Duhh! Malam Nisfu Syaban Santri Tewas Dikeroyok Seniornya Hingga Tewas di Pondok
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Buka Peluang Baru bagi UMKM Bahan Bangunan
-
Genteng Lokal Kian Diburu, UMKM Majalengka Catat Omzet Ratusan Juta
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield