LINIMASA - Bagi juara kelas berat UFC, Jon Jones, bisa berbagi oktagon dengan Stipe Miocic merupakan pertarungan terbesar dalam kariernya di dunia mix martial art (MMA).
Jones kemungkinan besar akan menghadapi Miocic dalam mempertahankan gelar juara pertamanya. Miocic bukan petarung sembarangan.
Petarung yang bekerja sebagai pemadam kebakaran tersebut merupakan mantan juara dunia kelas berat UFC. Tak tanggung-tanggung, Miocic dua kali berhasil merebut sabuk juara kelas berat.
Sempat kehilangan sabuk juara kelas berat dari Daniel Cormier, Stipe Miocic berhasil merebut lagi sabuk juara kelas berat dari Cormier.
Sementara Jon Jones baru saja mengalahkan Cyril Gane dan berhasil menyarungkan sabuk juara kelas berat dalam helatan UFC 285, pada pekan lalu.
Namun, Miocic kini sudah masuk ke dalam jajaran petarung veteran. Usianya kini sudah berusia 40 tahun.
Kalau saja Jones bertarung dengan Miocic lewat Agustus 2023, maka Miocic akan berusia 41 tahun.
Jones tak risau dengan usia Miocic yang sudah senja untuk ukuran petarung MMA. Menurutnya, Miocic akan lebih merepotkan daripada Cyril Gane.
"Di kepala saya dia lebih baik dari sebelumnya. Dia jelas jauh lebih berpengalaman dan berpengetahuan luas daripada Gane," kata Jones melalui akun Twitter resminya, Jumat (10/3/2023).
Baca Juga: Cengeng Saat Dibekuk Polisi karena Pakai Narkoba, Ammar Zoni Ulangi Lagi...
"Ini adalah pertarungan yang sangat penting bagi kedua warisan kami, saya harus memperlakukannya seperti itu," tambahnya.
Jones menyimpan respek yang besar kepada Miocic. Menurutnya, kalau Jones bisa mengalahkan Miocic, maka ia akan benar-benar menjadi petarung terbaik sepanjang masa alias great of all time (GOAT).
"Tidak pernah ada pertarungan yang lebih berarti bagiku daripada mengalahkan Stipe Miocic," kata Miocic melansir MMA Junkie.
Saya tidak berpikir saya pernah melawan GOAT dan orang-orang menganggapnya kelas berat terbaik sepanjang masa," tambahnya.
Jones mengatakan kalau saja pertarungan itu bisa terjadi, maka akan mempertemukan yang terbaik melawan yang terbaik.
"Tak satu pun dari juara masa lalu saya yang sudah saya kalahkan dianggap GOAT, Jadi pertarungan nanti (versus Miocic), jadi GOAT vs GOAT," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati