LINIMASA - Tinggal menghitung hari, umat Islam akan menjalani ibadah puasa wajib di bulan Ramadhan.
Upaya mempersiapkan diri untuk menghadapi bulan Ramadhan adalah dengan mengisi pengetahuan seputar Ramadhan, satu di antaranya mengetahui hal-hal yang membatalkan puasa.
Buya Yahya dalam sebuah kesempatan pernah ditanya oleh salah seorang jamaah soal hukum puasa bagi seseorang yang belum melaksanakan mandi besar alias junub.
Jamaah Buya Yahya itu bertanya soal hukum puasa jika seseorang melaksanakan mandi junub setelah terbit matahari.
"Buya, saya mau bertanya: Bagaimana hukumnya puasa orang yang mandi besar setelah terbit matahari karena tertidur?," tanya salah seorang jamaah.
Tak hanya itu, jamaah Buya Yahya itu juga bertanya soal huku shalat shubuh yang ditinggalkanya karena tertidur.
"lalu bagaimana shalat subuh yang ditinggalkannya?," imbuh jamaah tersebut.
Buya Yahya mengungkapkan jika seseorang berhadas dan mengharuskan untuk mandi junub lalu tidak sempat mandi karena tertidur maka puasanya tetap sah.
"Orang yang berhadats besar (junub) di malam hari kemudian tidak sempat mandi hingga masuk waktu subuh baik itu karena tertidur atau sengaja menunda mandi sampai subuh, maka puasa orang tersebut adalah tetap sah," jawab Buya Yahya.
Baca Juga: Selamat! Fey Berhasil Dinobatkan Sebagai Pemenang Kontes Primadona Pantura
Selain itu, wajib mengqadha shalat subuh apabila orang itu bangun setelah matahari terbit.
"Adapun jika ada orang tertidur lalu bangun setelah matahari terbit, maka wajib baginya melakukan shalat subuh (mengqadha)," ujar Buya Yahya.
Meski begitu, Buya Yahya menegaskan jika orang itu sengaja meninggalkan shalat shubuh karena teledor maka dosanya teramat besar walaupun dia sudah menggantinya dengan shalat qadha.
"Hanya yang perlu diketahui jika ada orang meninggalkan shalat karena teledor dan mengentengkan shalat, maka dosanya sangat besar biarpun bisa diqadha," tegas Buya Yahya.
Terakhir, Buya Yahya menghimbau agar tetap menjaga shalat untuk menghindari kemurkaan Allah SWT.
"Marilah kita jaga shalat kita agar terhindar dari murka Allah. Wallahu a’lam bish-shawab," pungkas Buya Yahya.
Berita Terkait
-
Hukum Bisnis Thrift dalam Islam Menurut Ulama, Dilarang atau Tidak?
-
Razia Cafe Malam Hari, Polisi Temukan 8 Wanita Dan 20 Pria Beserta Kondom
-
Kapan 1 Ramadhan 2023 Jatuh pada Tanggal Berapa? Cek Sidang Isbat 1444 Hijriah di Sini
-
Intip Yuk 5 Menu Buka Puasa Rendah Kalori, Cocok untuk Diet
-
Hukum Makan Sahur Setelah Imsak, Berikut Penjelasan Para Ulama
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan