LINIMASA - Baju bekas berkualitas alias baju thrifting menjadi sorotan pemerintah, pasalnya peredaran baju ini terancam dimatikan.
Menyusul pelarangan penjualan baju thrifting, membuat Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu turut memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah kali ini.
Adian Napitupulu menyebut apabila kehadiran barang-barang thrifting mengganggu industri tekstil di dalam negeri, maka Menkop UKM dan Mendag harusnya bisa memaksimalkan penjualan produk UMKM bukan malah trifting yang dilarang.
“Memaksimalkan peran menteri perdagangan. Memaksimalkan peran menteri UMKM, peran mereka aja yang dievaluasi,” ujar Adian kepada wartawan di Graha Pena 98, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2023).
Dengan lantang, Adian mengaku jika ia merasa keberatan dengan kebijakan pemerintah kali ini. Ia menyorot seharusnya pemerintah mengambil langkah yang tepat.
Adian menyebut apabila permasalahanya terletak pada pajak, maka diselesaikan pajaknya bukan malah dilarang beredar.
“Harus diperjelas masalahnya apa mereka masuk tanpa bayar pajak ya dipajakin aja. Mereka menyerbu pasar, organisir aja jangan hilang begitu aja,” ujarnya.
Tak hanya itu, Adian Napitupulu sangat bangga dengan produk thrifting, hal itu dibuktikan saat ia dilantik menjadi anggota DPR memakai baju thrifting.
“Gue dilantik menjadi anggota DPR dengan jas bekas yang gue beli di Gedebage,” ujar Adian.
Baca Juga: Wasiat Terakhir Nani Wijaya ke Anak-Anak: Jangan Telat Salat
Adian menyebut jika ada dua faktor yang menyebabkan seseorang belanja thrifting, pertama karena pakaianya impor, murah dan modelnya unik tidak umum beredar di masyarakat.
“Orang nanya kenapa lu suka belanja di Gedebage? Pertama, harganya murah. Kedua modelnya ga biasa, banyak hal kok orang mencari barang second itu pakaian segala macam,” sambungnya.
Lebih lanjut, Adian mempertanyakan sejauh langkah Menkop UKM membina UMKM di Indonesia agar berkembang.
“Sudah semaksimal apa sih mereka membina itu. Ada banyak juga kok barang-barang lain proyeksi UMKM yang tak ada kaitannya dengan impor bekas, makanan apa segala macam banyak sekali toh tidak berkembang,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Marah Dengar Bisnis Thrifting Dilarang Pemerintah, Adian Napitupulu: Jas Pelantikan Gue Beli di Gedebage!
-
Adian Napitupulu Ngamuk Bisnis Baju Impor Bekas 'Thrifting' Dilarang Pemerintah: Masalahnya Apa?!
-
Anak-anak Muda Papua Gelar Kegiatan UMKM Sablon di PYCH
-
KST DKI Jakarta Borong Dagangan dan Beri Bantuan Etalase ke UMKM di Tanjung Priok
-
Bisnis Baju Bekas Terancam Karena Dianggap Mengganggu
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara
-
ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar
-
Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet
-
Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari
-
Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita
-
Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi