LINIMASA - Ramadhan merupakan bulan yang suci dan penuh berkah. Sudah sudah selayaknya umat Muslim menyambut bulan ini dengan penuh kesucian mulai lahir hingga bathin.
Oleh karena itu, umat Muslim di sarankan untuk menyucikan diri dengan mandi dan keramas sebelum Puasa. Bahkan Syekh Ibrahim al-Bajuri dalam kitabnya, Hasyiyah al-Bajuri (1/81), menyebut mandi dan keramas ini sebagai salah satu ibadah sunnah.
Tidak ada aturan khusus mengenai mandi sunnah ini. Namun, sebagai Muslim yang baik di pandang perlu untuk melakukannya, mengingat keistimnewaan bulan Ramadan itu sendiri.
Berikut bacaan niat mandi puasa Ramadan. Niat ini cukup diucapkan dalam hati saat air mengenai bagian kepala pada tetesan pertama.
Nawaitu guslal lidhukulissyiami romdhoona hadihisanati sunatallillahi ta'alla.
Artinya: Aku berniat mandi sunat bulan Ramadan karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Mandi Puasa Ramadhan
Rukun mandi wajib menurut pandangan Imam Syafi'i itu ada dua. Pertama mengucapkan niat dan yang kedua membersihkan badan dengan air.
Baca Juga: Patut Dihindari! Ini 5 Kebiasaan Buruk Tak Menyehatkan Tubuh saat Puasa
Jika menguraikan tahap demi tahap, maka tata cara mandi wajib pria dan wanita masing-masing menjadi seperti di bawah ini.
Mandi Wajib Laki-laki
1. Membasuh kedua tangan
2. Menuangkan air ke atas tangan kiri dengan tangan kanan, kemudian membasuh kemaluan.
3. Berwudhu layaknya melakukan hal ini untuk shalat.
4. Menyiram rambut sambil menyeka pangkal rambut dengan jari hingga merata.
5. Membasuh kepala tiga kali.
6. Membasuh seluruh badan.
7. Terakhir adalah membasuh kedua kaki.
Mandi Wajib Perempuan
1. Membasuh kedua telapak tangan tiga kali
2. Membersihkan dubur hingga kemaluan dengan tangan kiri menggunakan tanah atau sabun
3. Berwudhu layaknya melakukan hal ini untuk shalat.
4. Menyiram dari kepala hingga tiga kali
5. Mengguyur air ke seluruh tubuh mulai dari sisi kanan lalu sisi iri tubuh dan pastikan semua area kulit dibersihkan termasuk daerah lipatan.
Usai membaca niat mandi puasa Ramadhan, langkah berikutnya yakni melakukan mandi wajib dan keramas, sesuai dengan tata cara Nabi Muhammad SAW dalam salah satu hadisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring