LINIMASA - Memasuki awal Ramadhan, nama pelatih Timnas Sepak Bola Indonesia, Shin Tae-yong mendadak ramai diperbincangkan.
Bukan soal prestasi sepak bola, Shin Tae-yong justru membuat kontroversi atas pernyataan yang telah dibuatnya.
Pelatih asal Korea Selatan itu mengungkapkan harapanya kepada pemain Timnas untuk tidak puasa saat mengikuti pemusatan latihan.
Sadar skuad yang dilatihnya banyak dihuni pemain yang beragama Islam, Shin Tae-yong tahu jika mereka bakal menjalankan puasa di bulan Ramadhan.
Shin Tae-yong berharap agar pemainnya bisa makan tepat waktu, agar saat bertanding di lapangan dalam kondisi yang prima.
"Memang agak sulit juga bagi saya. Karena para pemain seharusnya bisa makan tepat waktu. Kalau tanpa makan mereka harus lari dan bertanding, itu agak sulit buat pemain," ujar Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong berharap agar hari-hari puasa pemain bisa diganti alias diqodo setelah selesai periode puasa di bulan Ramadhan.
Shin Tae-yong mengungkapkan ia akan membicarakan hal itu dengan pemain dan pemimpin agama untuk keputusan yang akan diambilnya.
“Maksudnya kita tetap makan tanpa puasa, mungkin hari-hari yang puasa itu ya mungkin bisa diganti setelah selesai periode puasa ya. Untuk itu memang harus dibicarakan kembali dengan pemain dan pemimpin agama nanti," kata Shin Tae-yong.
Baca Juga: Arema FC Siapkan Latihan Khusus di Bulan Puasa
Meski begitu, Shin Tae-yong rupanya tidak sendirian, ternyata ada pelatih sepak bola terkenal yang sempat melarang pemain untuk melaksanakan ibadah puasa.
Jose Morinho sempat melarang pemainya untuk puasa agar kondisinya tetap bugar di lapangan.
Kala itu, Mourinho sedang melatih Inter Milan pada musim 2008-2010.
Sulley Muntari sebagai salah seorang pemain muslim di skuat Inter Milan kala itu diminta oleh Jose Mourinho untuk tidak berpuasa.
Mourinho terpaksa di pertengahan babak kedua mengganti Muntari karena penampilanya tidak memuaskan.
Bahkan, Mourinho langsung menuduh jika Muntari tampil buruk karena Ramadhan.
“Muntari mengalami masalah yang berhubungan dengan Ramadan. Mungkin, dengan cuaca panas seperti ini, tidak baik untuknya menjalankan ibadah puasa, Ramadan tidak tiba pada momen yang ideal bagi pesepak bola untuk bermain” ujar Jose Mourinho, dikutip dari Daily Mail.
Berita Terkait
-
5 Kebiasaan Makan Ini Harus Dihindari Penderita Asam Lambung Saat Puasa, Apa Saja?
-
Hari Pertama Puasa 2023 di Bekasi, 40 Remaja Diamankan Polisi Diduga Balap Liar
-
Jadwal Buka Puasa Karawang dan Sekitarnya, Kamis 23 Maret 2023 Disertai Jadwal Salat dan Doa Berbuka
-
Sikat Gigi Saat Puasa di Siang Hari, Apa Hukumnya?
-
Puasa Ramadhan Jangan Sampai Sakit! Begini Cara Mudah dan Murah Jaga Kesehatan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Apa Penyebab Kulit Kering di Sekitar Mulut? Begini Cara Mengatasinya
-
Ada Pesta Rakyat hingga Kirab Bendera di Jakarta, Belasan Ribu Personel Dikerahkan saat HUT ke-81 RI
-
Apa Arti Dirgahayu? Ini Cara Penulisan yang Benar untuk Ucapan HUT RI
-
itel VistaTab 30 Pro: Tablet Layar 13 Inci dengan Baterai 10.000 mAh dan Bonus Keyboard
-
Upacara Penurunan Bendera Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026
-
Suasana Khidmat Tengah Malam: Momen Presiden Prabowo Mengheningkan Cipta di Depan Makam Pahlawan
-
Profil Kolonel Inf Priyo Handoyo, Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
-
Jejak Konsep Proklamasi yang Musnah Dibakar di Rumah Sejarah Rengasdengklok
-
Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?
-
Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI