LINIMASA - Ahmad Dhani kembali hangat diperbincangkan. Kali ini, pendiri grup band Dewa 19 tersebut melarang eks vokalis band, Once Mekel menyanyikan lagu Dewa 19.
Selain itu, Ahmad Dhani pun menyebut kalau Once Mekel tidak pernah membayar royalti saat membawakan kembali lagu ciptaannya dalam sebuah penampilan.
Once Mekel tampak tak tinggal diam. Meski tak langsung menyebut nama Ahmad Dhani, Once tampak melayangkan komentar tentang royalti yang seolah diarahkan kepada Ahmad Dhani.
Once bilang kalau banyak musisi senior yang masih belum paham dengan aturan pembayaran royalti, tapi justru berkoar-koar dan menyesatkan publik.
"Banyak juga orang-orang, bahkan dari kalangan musisi senior itu yang belum ngerti aturan. Lalu, bicara seenaknya dan membuat opini masyarakat tersesat dengan opini sesat yang mereka lontarkan kemarin," ucap Once Mekel melansir dari unggahan Instagram @mak_lamis, Rabu (29//3/2023).
Menurut penyanyi kelahiran Makassar, 52 tahun silam tersebut, di Indonesia sendiri, pemerintah telah memberikan aturan tentang pendistribusian royalti tersebut.
"Saya katakan bahwa aturan sudah ada, aturan hukum dan itu hukum positif. Jika Anda punya teman yang profesor atau ahli hukum, boleh berpendapat," kata Once.
Pemilik nama lengkap Elfonda Mekel tersebut mengatakan musisi tidak bisa mematok royalti seenak jidatnya saja dan pendistribusiannya harus melalui Lembaga Manajemen kolektif Nasional (LMKN).
"Tapi, hukum positif Indonesia sudah mengatakan dan sudah mengatur semua soal pendistribusian royalti itu melalui lembaga manajemen kolektif nasional dan itu semua dikumpulkan bukan dengan mematok harga seenaknya, tapi berdasarkan tarif yang diatur lewat peraturan. Jadi, semua itu ada aturannya," ucapnya.
Baca Juga: BNPT Gelar Asesmen pada GBK dan Hotel Sekitarnya, Piala Dunia U-20 Tetap Digelar di Indonesia?
Seolah menyindir Ahmad Dhani, ia mempersilakan orang yang hendak curhat malasah royalti ini ke mana-mana. Namun, Once tetap pada pendiriannya bahwa royalti tidak bisa dipatok seenaknya sendiri.
"Silakan kalau mau berilusi dengan perasaan, mau curhat ke mana-mana silahkan saja. Itu nggak salah, tapi peraturan pemerintah itu ada dan sudah berlaku untuk pendistribusian royalti melalui LMKN dan tidak bisa seenaknya," bebernya.
Once pun sebelumnya sempat mengatakan kalau yang seharusnya membayar royalti bukan dirinya, melainkan pihak si pembuat acara atau event organizer.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas
-
Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah