LINIMASA - Kejaksaan Agung saat ini sedang menyelidiki kemungkinan adanya aliran dana dari kasus dugaan korupsi terkait pembangunan dan penyediaan infrastruktur BTS 4G di BAKTI Kemenkominfo ke Partai Politik (Parpol).
Penyelidikan ini dilakukan untuk mengungkap kebenaran mengenai adanya praktik korupsi dan penggunaan dana proyek untuk kepentingan politik.
Penelusuran aliran dana tersebut dilakukan oleh penyidik setelah menetapkan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, sebagai tersangka.
Keputusan menetapkan Menteri tersebut sebagai tersangka didasarkan pada adanya bukti yang mengarah kepada keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi pembangunan dan penyediaan infrastruktur BTS 4G di BAKTI Kemenkominfo.
“Aliran dana ke parpol masih kami dalami. Makanya, setelah menetapkan (Johnny) sebagai tersangka, kegiatan kami tidak berhenti begitu saja,” tutur Dirdik Jampidsus Kuntadi, di Gedung Kejagung, Jakarta, Rabu (17/5/2023).
Menurut pihak Kejaksaan Agung, mereka masih terus mengumpulkan sejumlah alat bukti terkait keterlibatan dan keuntungan yang diduga diperoleh oleh Johnny Plate dalam kasus tersebut.
Dalam rangka penyelidikan tersebut, tim penyidik saat ini juga sedang melakukan penggeledahan terhadap rumah dinas dan kantor Kemenkominfo yang terkait dengan Johnny Plate setelah ia ditetapkan sebagai tersangka.
Selain itu, penyidik juga melakukan penggeledahan terhadap mobil bermerek Fortuner yang digunakan oleh Sekretaris Jenderal Partai NasDem tersebut menuju Kejaksaan Agung.
Selama penggeledahan tersebut, sejumlah alat bukti, termasuk dokumen, telah disita oleh Kejaksaan Agung guna mendukung proses penyelidikan.
Baca Juga: Kasus Korupsi BTS 4G, Kejagung Sebut Penetapan Tersangka Johnny G Plate Tak Ada Unsur Politik
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi BTS 4G, Kejagung Sebut Penetapan Tersangka Johnny G Plate Tak Ada Unsur Politik
-
Menteri dari NasDem Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Begini Komentar Jokowi
-
Jadi Tersangka Korupsi BTS 4G, Johnny G Plate Ditahan di Rutan Salemba Kejagung
-
Johnny G Plate Tersangka, Surya Paloh Lapang Dada Jika Jokowi Reshuffle Menteri
-
Dipimpin Surya Paloh, NasDem Bakal Rapat Dadakan Menyusul Penetapan Tersangka Menkominfo Johnny G Plate
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng