LINIMASA - Artis Marissya Icha somasi dan dituntut minta maaf oleh mantan ppacar Rebecca Klopper, Muhammad Rizky Pahlevi.
Hal tersebut imbas dari penyetaan Marissya Icha yang menyebut jika Rizky Pahlevi diduga dalang penyebar video syur 47 ddetik Rebecca Klopper.
"Saya minta Marissya Icha meminta maaf secara tertulis kepada klien kami," ujar Sugeng Teguh Santoso selaku kuasa hukum Muhanmad Rizky Pahlevi dalam keterangan tertulis, Senin (29/5/2023) dikutip dari Suara.com.
Mmarissya Icha sempat mengklaim jika orang yang sering disapa Kipe itu terlibat mengancam mennyebar video syur dan memeras Rebecca Klopper.
"Marissya Icha menyebut Rizky Pahlevi sudah dipanggil polisi karena sering mengancam Rebecca usai hubungan asmara mereka berakhir. Jadi Marissya Icha diduga membuat pernyataan tentang klien kami bahwa dia ditetapkan sebagai tersangka dan melakukan ancaman," terang Sugeng Teguh Santoso.
Dengaan tegas, kuasa hukum Kipe mengattakan jik kliennya tidak pernnah terlibat dalam kasus video syur Rebecca Klopper.
"Berdasarkan bukti dan hasil penyidikan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sebagaimama tertuang dalam Surat Perintah Penyidikan Nomor: Sp.Sidik/263a/X/2022/Dittipidsiber tanggal 28 Oktober 2022, orang yang dimaksud melakuan pemerasan senilai Rp 30 juta dan telah ditetapkan tersangka adalah pihak lain dengan nama inisial R, dan bukan klien kami. Klien kami juga tidak pernah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu," jelas Sugeng Teguh Santoso.
"Terlapor penyebar video, sebagaimana Laporan Polisi Nomor: LP/B/113/V/2023/SPKT/Bareskrim Polri adalah pihak lain. Akun @dedekugem juga bukan milik klien kami," sambungnya.
Maka dari itu, pihak Kipe memberikan waktu tiga hari Marissssya Icha untuk meminta maaf atas pernyataan tentang Muhammad Rizky Pahlevi. Jika tidak dipenuhi, akan ada konsekuensi hukumnya.
Baca Juga: Deretan Artis Indonesia yang Terlibat Kontroversi Video Syur Sebelum Rebecca Klopper Viral
"Kalau Marissya Icha tidak meminta maaf dalam waktu tiga hari, kami akan melakukan tindakan hukum," tegas Sugeng Teguh Santoso.
Berita Terkait
-
Deretan Artis Indonesia yang Terlibat Kontroversi Video Syur Sebelum Rebecca Klopper Viral
-
Pernah Sama-Sama Tersandung Video Syur, Gisel Doakan Rebecca Klopper...
-
Terkait Video Syur 47 Detik, Rebecca Klopper Siap Dipanggil Bareskrim Polri
-
Usai Lihat Video Rebecca Klopper, Dody Sudrajat Bicara Begini
-
Rebecca Klopper Korban Video Syur, Marissya Icha: Dua Orang Ditahan dan Rizky Pahlevi Dipanggil Polisi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas