LINIMASA - Dahaga seksual memang harus terpenuni. Namun, bagaimana bila gairah seksual yang tinggi itu terejawantah dalam hubungan seks setiap hari.
Naiknya hasrat yang kuat sering kali mendorong beberapa pasangan suami istri (pasutri) untuk terlibat dalam hubungan seks setiap hari. Namun, perlu diingat bahwa bercinta terlalu sering dapat menimbulkan beberapa efek buruk yang perlu diperhatikan.
Meskipun hubungan seksual memiliki manfaat yang signifikan, seperti mempererat hubungan suami istri dan meningkatkan keharmonisan rumah tangga, penting untuk menemukan keseimbangan yang tepat dalam frekuensi aktivitas tersebut.
Bercinta memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang terbukti, seperti membakar kalori seperti olahraga, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, merangsang pelepasan hormon endorfin yang bertindak sebagai pereda nyeri, mengatasi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan mencegah penuaan.
Namun, hal ini tidak berarti bahwa bercinta setiap hari adalah pilihan yang tepat untuk semua pasutri.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Social Psychological and Personality Science menunjukkan bahwa bercinta hingga empat kali dalam seminggu atau lebih tidak memberikan efek signifikan dalam meningkatkan kebahagiaan pasutri.
Hal ini menunjukkan bahwa frekuensi bercinta yang terlalu sering tidak selalu menjadi faktor utama dalam mencapai kebahagiaan dan kepuasan dalam hubungan.
Selain itu, beberapa penelitian yang dipublikasikan oleh National Library of Medicine (NCBI) juga menunjukkan bahwa melakukan hubungan seksual setiap hari dapat menyebabkan gangguan kesehatan tertentu.
Beberapa masalah kesehatan yang mungkin timbul akibat frekuensi bercinta yang berlebihan di antaranya:
Baca Juga: TERBONGKAR! Ternyata Ini Pekerjaan Resmi Doddy Sudrajat, Mengaku Sempat Tak Punya Kerja
Lecet atau luka di alat kelamin
Aktivitas seksual yang terlalu sering dapat menyebabkan gesekan berlebihan pada kulit sensitif di sekitar area genital, yang pada akhirnya dapat menyebabkan lecet atau luka.
Dermatitis kontak
Beberapa pasutri mungkin mengalami reaksi alergi atau iritasi pada kulit yang disebabkan oleh bahan-bahan dalam pelumas atau kondom. Ketika berhubungan seks setiap hari, risiko terjadinya dermatitis kontak dapat meningkat.
Infeksi saluran kemih
Frekuensi bercinta yang tinggi dapat meningkatkan risiko terkena infeksi saluran kemih. Hal ini terjadi karena bakteri memiliki lebih banyak peluang untuk masuk ke saluran kemih selama aktivitas seksual yang berulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
3 Dekade Menghibur, Project Pop Siap Guncang Jakarta Lewat Konser Forever Young Forever Fun
-
Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent
-
Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak
-
4 Manfaat Zinc untuk Kesehatan Kulit, dari Meredakan Jerawat hingga Kemerahan
-
IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Pencuri Kabel Senilai Ratusan Juta di Cikarang Ditangkap
-
Lukisan Cadas Tertua di Muna Diusulkan Jadi Ikon Museum Sulawesi Tenggara
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir