/
Selasa, 13 Juni 2023 | 14:42 WIB
Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina saat bersaksi di sidang kasus Mario Dandy dan Shane Lukas di PN Jakarta Selatan, Selasa (13/6). (Suara.com/Rakha)

LINIMASA - Ayah korban penganiayaan David Ozora, Jonathan Latumahina mengungkapkan kondisi anaknya usai mengalami penganiayaan.

Hal tersebut Jonathan Latumahina sampaikan di persidangan lanjutan terdakwa Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini Selasa (13/6/2023).

Masih dalam kesaksian Jonathan Latumahina, kondisi David lebih parah dari yang dibayangkan.

“Yang saya lihat waktu itu saya langsung kalau bayangan kita, anak dipukulin itu kan lebam atau bengkak. Pas saya lihat David ternyata kondisinya ternyata jauh lebih parah dari yang saya bayangkan,” ujar Jonathan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/6/2023).

Jonathan menyampaikan, saat itu setibanya di Rumah Sakit, dirinya sudah melihat banyak teman-teman David. Ia kemudian langsung menuju ke bangsal David dirawat dan melihatnya dalam kondisi tidak sadar.

Saat itu, kata Jonathan, ia melihat ada darah yang keluar dari telinga sebelah kanan serta adanya luka seperti terseret atau tergores di pipi sebelah kanan. Lalu ada luka di bibir dan pelipis mata, serta luka cukup dalam di bagian siku dan pergelangan tangan.

“Darah itu keluar dari lubang telinga?,” tanya Hakim Ketua Alimin Ribut Sujono.

“Keluar dari lubang telinga,” jawab Jonathan.

“Ada nggak darah keluar dari mulut?,” tanya hakim lagi.

Baca Juga: Resmi Rilis! Line Up Timnas Indonesia vs Palestina, STY Pasang Strategi Perpaduan Asia-Eropa, Cek Faktanya

“Ada banyak, Yang Mulia,” kata Jonathan.

“Dari hidung?,” sahut hakim.

“Hidung ada juga di sebelah kanan tapi sudah kering,” ungkap Jonathan.

“(Tubuh David) kaku, kejang. Kejangnya adalah dia rebah begini posisinya, terus jeda beberapa waktu dia kejang-kejang. Terus, itu sampai hari ketiga kejang terus,” tambah Jonathan menjelaskan.

Load More