LINIMASA - Beredar kabar yang menarasikan bahwa Anies Baswedan yang gagal menjadi bakal calon presiden (Capres) di Pilpres 2024 karena Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memutuskan berbelot ke kubu PDI Perjuangan alias PDIP.
Informasi tersebut disebar oleh kanal YouTube POLITIK NUSANTARA melalui sebuah unggahan video pada Senin (12/6/2023).
"MAMVUSSS !! ANIS DIPASTIKAN GAGAL NYAPRES..KEPUTUSAN AHY GABUNG KE PDIP BIKIN PALOH STRES BERAT," judul unggahan video tersebut.
Thumbnail video memperlihatkan kebersamaan AHY dan jajaran elit PDIP, seperti Puan Maharani, Megawati Soekarnoputri, hingga capres yang diusung PDIP Ganjar Pranowo.
"TENSI POLITIK KIAN MEMANAS ANIS DIPASTIKAN GAGAL NYAPRES !! KEPUTUSAN AHY GABUNG KE PDIP BIKIN PALOH STRES BERAT," narasi yang dituliskan dalam thumbnail video.
Lantas benarkah klaim video tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan hasil penelusuran tim cek fakta, video berdurasi 10 menit 6 detik tersebut sama sekali tidak menunjukkan bukti valid terkait klaim yang disebutkan dalam judul dan thumbnail video.
Tayangan video tersebut sama sekali tidak membahas tentang AHY yang memutuskan merapat ke kubu PDIP. Dalam video tersebut pun tidak ditunjukkan bukti akurat ataupun keterangan resmi yang menyebut Anies Baswedan gagal menjadi capres.
Baca Juga: Keceplosan Sebut Mayang Sudah Menganggapnya Ayah, Doddy Sudrajat Dirujak Warganet
Meskipun baru-baru ini AHY memang melakukan pertemuan dengan Puan Maharani. Begitu pula dengan SBY selaku Dewan Pembina melakukan olahraga dengan Presiden Jokowi.
Sejauh ini belum ada informasi resmi jika Partai Demokrat bergabung dengan koalisi PDIP.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebut Anies Baswedan gagal nyapres setelah AHY gabung PDIP merupakan informasi sesat alias hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta linimasa.suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Usai Tersandung Kasus Korupsi, BGN Gandeng Kejagung Kawal Tata Kelola MBG
-
Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?
-
Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong
-
Kasus Robert Alberts Belum Beres, Manajemen Persib Buka Suara Soal Sanksi FIFA
-
Bakal Pindah Kantor, Ini Daftar Lengkap OPD Pemkot Bogor yang Bergeser ke Pusat Baru
-
Orang Kaya Masih Nikmati Subsidi BBM, Bahlil Cari Cara Pangkas Kebocoran Ratusan Triliun
-
Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi
-
Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi
-
Catat Tanggalnya! D.O. EXO Bakal Sapa Fans Indonesia Lewat Tur Asia Terbaru
-
Pascabanjir Batang Toru, UI Dorong Pembangunan Kawasan Pegunungan Berbasis Sains