/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 15:25 WIB
Tijjani Reijnders (Instagram/@tijjanir)

LINIMASA - AC Milan, salah satu klub sepak bola ternama di Italia, sedang berada dalam sorotan perpindahan pemain. 

Kabar terbaru yang mencuri perhatian adalah kemungkinan perekrutan Tijjani Reijnders, seorang pemain keturunan Maluku yang bisa menjadi pengganti Sandro Tonali di lini tengah klub tersebut. 

Dengan profil yang menjanjikan dan karier yang cemerlang di AZ Alkmaar, Reijnders menjadi sosok yang menarik perhatian AC Milan dan para penggemar sepak bola. 

Apakah transfer ini akan terwujud? Mari kita simak perjalanan karier dan potensi Tijjani Reijnders dalam artikel ini.

AC Milan, yang baru saja mencapai kesepakatan dengan Newcastle untuk transfer Sandro Tonali dengan harga mencapai 80 juta Euro, sedang giat mencari sosok pengganti yang setara. 

Tim yang diasuh oleh pelatih Stefano Pioli ini bergerak cepat untuk menemukan opsi yang tepat. 

Dua nama muncul sebagai kandidat yang menarik perhatian, yaitu David Frattesi dari Sassuolo dan Tijjani Reijnders dari AZ Alkmaar. 

Namun, nama Reijnders ternyata memiliki daya tarik tersendiri bagi publik Indonesia karena latar belakang keturunannya yang berasal dari Maluku.

Tijjani Reijnders adalah seorang gelandang yang telah menunjukkan potensi dan kemampuan luar biasa di panggung sepak bola Eropa. 

Baca Juga: Ratu Seluncur Indah Kim Yuna Tak Ingin Sang Anak Ikuti Jejaknya Kelak

Perjalanan karier Reijnders dimulai sejak masa juniornya di klub-klub seperti WVF Zwolle, FC Zwolle, dan FC Twente. 

Kemudian, ia merintis karier seniornya dengan bermain untuk PEC Zwolle sebelum bergabung dengan AZ Alkmaar pada tahun 2018. 

Bersama AZ, Reijnders terus menunjukkan perkembangan yang mengesankan.

Musim 2022/2023 menjadi momen penting bagi Reijnders di AZ Alkmaar. Ia menjadi pemain inti di setiap pertandingan Eredivisie, memperlihatkan kemampuannya dalam 34 pertandingan sebagai starter. 

Reijnders tidak hanya berperan sebagai gelandang yang solid, tetapi juga mampu memberikan kontribusi dalam gol dan assist. 

Total, ia berhasil mencetak empat gol dan memberikan tiga assist sepanjang musim. Penampilan impresifnya membantu AZ Alkmaar finis di posisi keempat klasemen akhir Eredivisie.

Load More