LINIMASA - Kabar bohong atau hoaks mengenai bantuan sosial (bansos) sebesar Rp125 juta dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menjadi perbincangan hangat di aplikasi WhatsApp.
Dalam kabar tersebut, seseorang yang mengaku sebagai petugas BPJS Kesehatan mengklaim bahwa penerima pesan terpilih untuk menerima bantuan sosial yang besar tersebut.
Namun, Kepala BPJS Kesehatan Pamekasan, Munaqib, menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks dan tidak benar.
Dalam pesan yang beredar, pengirim mengatasnamakan BPJS Kesehatan pusat di Jakarta dan meminta penerima pesan untuk menghubungi bagian marketing di BPJS Jakarta.
Namun, pesan tersebut dikirim menggunakan nomor WhatsApp yang tidak dapat dihubungi oleh penerima pesan.
Banyak warga di empat kabupaten di Pulau Madura, yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, yang menerima pesan tersebut.
Munaqib menjelaskan bahwa pengumuman program-program resmi dari BPJS Kesehatan biasanya disampaikan melalui website resmi dan media massa terpercaya.
"Jadi, sekali lagi, kabar tersebut tidak benar. Kami mohon untuk mengabaikannya," ujar Munaqib, dikutip dari Antara.
Oleh karena itu, ia meminta masyarakat agar tidak terpengaruh dengan pesan yang tidak jelas pengirimnya dan segera mengabaikannya.
Baca Juga: Bukan soal Perawan atau Perjaka, Jangan Nekat Korbankan 6 Hal Berharga Ini demi Pasangan
Ia juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat menerima pesan yang mencurigakan dan melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepada pihak berwenang atau datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
Kabar hoaks ini menjadi peringatan bahwa hoaks masih sering beredar di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk memverifikasi informasi yang diterima sebelum mempercayainya dan menyebarkannya lebih lanjut.
Dalam era digital seperti saat ini, kewaspadaan dan kecerdasan dalam memfilter informasi adalah hal yang sangat penting untuk menghindari penyebaran berita palsu yang dapat menimbulkan kebingungan dan kerugian.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Amanda Manopo Disebut Jadi Orang Ketiga dalam Isi Chat WA Arya Saloka dan Putri Anne
-
Dengar Curhat Jeje Govinda Soal Tabiat Asli Syahnaz, Najwa Shihab Sampai Meneteskan Air Mata, Cek Faktanya
-
Ternyata Ini Alasan Arya Saloka dan Amanda Manopo Tak Dapatkan Nominasi Pasangan Tersilet, Cek Faktanya
-
CEK FAKTA: Pemerintah Berikan Bansos BPJS Kesehatan Senilai Rp125 Juta
-
Cek Fakta: Diboikot Jeje Govinda dalam Sebuah Acara TV, Rendy Kjaernett Ketakutan hingga Buka Suara lalu Minta Maaf
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Mei 2026, Pilihan Investasi Gadget Jangka Panjang
-
Apa Itu Domisili? Pahami Arti Kata dan Perbedaannya dengan Alamat KTP
-
Situasi Memanas di Tanah Sareal: Warga Tantang Oknum Pencopot Spanduk Tolak Sampah
-
Park Ji Hoon Bintang The Kings Warden Siap Gelar Fancon di Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak