LINIMASA - Kanker merupakan penyakit yang ditimbulkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal dan menyebar tidak terkendali. Dalam keadaan normal, sel yang ada dalam tubuh manusia akan tumbuh dan berkembang melalui proses pembelahan sel.
Hasil dari pembelahan sel tersebut akan membentuk sel-sel baru yang akan menggantikan sel-sel yang sudah tua maupun rusak.
Pada proses pergantian, sel ini terkadang tidak berjalan dengan baik. Akibatnya, sel tumbuh secara tidak normal dan membentuk gumpalan jaringan atau yang biasa disebut dengan tumor.
Pertumbuhan tumor dapat dikategorikan menjadi kanker dan tidak kanker (jinak). Jenis tumor jinak tidak menyebar ke jaringan sekitarnya, sehingga saat diangkat biasanya tidak akan tumbuh kembali.
Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang sering terjadi pada wanita, meski kanker jenis ini juga bisa menyerang pria. Gejala awal kanker payudara lebih mudah dirasakan daripada dilihat.
Dilansir pada helathline, Anda dapat mengenali gejala kanker payudara dengan tanda-tanda berikut ini:
1. Perubahan ukuran dan bentuk payudara
Meski secara alami payudara akan mengalami pembengkakan selama menstruasi, pembengkakan yang tidak biasa diluar siklus menstruasi bisa menjadi pertanda kanker payudara. Segera periksakan diri apabila terjadi pembengkakan payudara pada satu sisi saja.
2. Perubahan puting
Baca Juga: Hati-Hati! Ternyata Banyak Konsumsi Minuman Manis Dapat Sebabkan Kerontokan Rambut pada Pria
Perubahan bentuk puting dianggap biasa seiring dengan berjalannya waktu. Tetapi perlu diwaspadai saat puting mengarah ke dalam alih-alih mengarah ke luar.
Meski hal ini bukan pertanda pasti kanker payudara, segera periksa ke dokter sebagai upaya pencegahan.
3. Kulit mengelupas dan bersisik
Perhatikan area sekeliling puting, apabila kulit pada area tersebut mengelupas, mengerak dan bersisik hal ini bisa menjadi salah satu gejala kanker payudara.
Apabila hal ini terjadi, segeralah periksakan diri ke dokter karena kondisi kulit seperti ini bisa juga merupakan gejala eksim (kulit yang mengalami peradangan).
4. Ruam pada kulit payudara
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Innalillahi, Artis Cantik Ini Meninggal Dunia di Lokasi Syuting Akibat Menderita Kanker Payudara
-
Sempat Vakum di Dunia Hiburan Selama Enam Bulan, Aurelie Moeremans Ternyata Tidak Mengidap Tumor Colli
-
Waspada! Puluhan Warga Jakarta Diduga Terkena Penyakit Polio, Kenali Penyebab dan Gejalanya
-
Apa Itu Kanker? Ketahui Penyebab, Risiko, dan Jenisnya
-
Viral Anak 4 Tahun Asal NTT Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Rabies, Berikut Gejala dan Pertolongan Pertama Jika Terkena Gigitan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat
-
Media Italia Terpukau Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil, Cepat dan Tanpa Takut
-
Geely Targetkan Rebut Takhta Penjualan Mobil Terlaris dari BYD di Pasar Otomotif China
-
Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran
-
Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut
-
Lonjakan Kendaraan di Tol MKTT Mencapai 10,84 Persen
-
Libur Lebaran 2026: Kapolres Bojonegoro Turun Lapangan Cek Kondusivitas Objek Wisata
-
5 Rekomendasi Moisturizer 'Combo Maut' Atasi Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
Total Tarif Tol Yogyakarta-Jakarta pada Arus Balik Lebaran 2026, Sampai Rp1 Juta?
-
BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah