LINIMASA - Beredar kabar terkait Amien Rais yang dinyatakan mengalami gangguan jiwa hingga dirinya dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ).
Informasi ini terdapat dalam unggahan kanal YouTube BENANG MERAH pada Sabtu (8/7/2023).
"ALAMI GANGGUWAN JIWA AMIN RAIS LANGSUNG DI BAWA MENJUJU KE RUMAH SAKIT JIWA," tulis judul video.
"DiNYATAKAN ALAMI KEJIWAAN. AMIN RAIS LANGSUNG DIBAWA MENUJU RUMAH SAKIT JIWA," bunyi thumbnail video.
Lantas, bagaimana kebenaran klaim video tersebut?
Setelah ditelusuri, tim cek fakta Linimasa Suara tidak mendapati bukti valid atas klaim yang menyebut Amien Rais mengalami gangguan jiwa hingga dibawa ke RSJ.
Alih-alih begitu, narator hanya menarasikan terkait Amien Rais yang sempat menyarankan presiden Jokowi dan Luhut Binsar Pandjaitan untuk pergi ke psikolog.
Tidak terdapat bukti konkrit soal Amien Rais mengalami gangguan jiwa hingga dibawa ke RSJ. Sehingga menimbulkan kekeliruan bagi penonton yang menyaksikan tayangan ini.
Baca Juga: Cek Fakta: Sudah Fitnah Jokowi, Amien Rais Langsung Divonis Hukuman Mati
Potret Amien Rais dalam sampul thumbnail video merupakan hasil editan belaka, guna memancing publik untuk menyaksikan tayangan video ini.
Sampai saat ini, video berdurasi 8 menit 4 detik itu telah ditonton 1,5 ribu kali tayangan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Amien Rais mengalami gangguan jiwa hingga dibawa ke RSJ merupakan informasi keliru alias hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
10 Program Mudik Gratis Lebaran 2026 yang Masih Buka Pendaftaran, Cek di Sini!
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa
-
Catatan Tak Masuk Akal Pemain Keturunan Milik Akademi Barcelona, Cetak 145 Gol dari 52 Laga
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Menjalin Cinta yang Sehat di Buku Bu, Pantaskah Dia Mendampingiku?
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Phantom Lawyer, Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara yang Bisa Melihat Hantu
-
Kurniawan Dwi Yulianto Mulai Bergerak, Timnas Indonesia U-17 Mulai Cari-cari Pemain
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku