LINIMASA - Istilah 'kaum rebahan' belakangan tidak asing terdengar di kalangan milenial, yakni sebutan untuk mereka yang menghabiskan waktu dengan banyak berbaring.
Rebahan merupakan suatu kegiatan yang membuat seseorang bisa merasakan rileks dan nyaman.
Biasanya rebahan dilakukan seseorang untuk menghilangkan rasa penat dengan aktivitas bahkan ketika sedang mengalami stres.
Memang tak dipungkiri menghabiskan waktu berlama-lama di tempat tidur sambil sekedar scrool media sosial atau menonton televisi sangat menyenangkan.
Namun, jika rebahan dilakukan terlalu sering maka bisa menimbulkan efek buruk untuk kesehatan tubuh dan mengganggu gaya hidup sehari-hari.
Berikut delapan dampak buruk terlalu sering rebahan bagi kesehatan, dikutip Suara Linimasa dari berbagai sumber.
1. Masalah Postur
Posisi rebahan atau berbaring yang lama bisa menyebabkan masalah postur, terutama jika tidak didukung dengan baik.
Hal ini bisa menyebabkan rasa nyeri pada leher, punggung, atau bahkan pinggul.
Baca Juga: Benarkah Arya Saloka Beri Tanggapan Menohok Soal Putri Anne Lepas Hijab?
2. Lemahnya Otot
Kurangnya gerakan selama rebahan yang berkepanjangan dapat menyebabkan kelemahan otot.
Otot-otot yang tidak digunakan secara teratur dapat mengalami atrofi atau penurunan massa otot.
3. Masalah Sirkulasi
Ketika Anda terlalu lama tidak bergerak, sirkulasi darah dalam tubuh bisa terhambat.
Ini dapat menyebabkan pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki, serta meningkatkan risiko pembentukan gumpalan darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi