LINIMASA - Anak Pinkan Mambo, Michelle Ashley (MA) baru-baru ini menjadi perbincangan hangat warganet setelah dirinya mengakui telah menjadi korban pelecehan ayah tirinya, Steve Wantania.
Teranyar, MA menceritakan kronologi pelecehan tersebut dalam podcast YouTube. Imbas kejadian tersebut, tak sedikit yang menyalahkan Pinkan Mambo karena kejadian pahit yang mesti ditelan putrinya.
MA sempat mengungkap kronologi pelecehan yang dilakukan sang ayah tiri, Steve Wantania, saat berbincang di podcast YouTube Denny Sumargo. Ia mengaku pertama kali dilecehkan saat usia 12 tahun.
"Di usia 12 tahun, tepatnya di tahun 2018 sampai 2021. Tapi waktu itu ada selingan waktu, lima bulan kejadian aku speak up, mereka (Pinkan dan Steve) sedang ada masalah besar, dia (Steve) keluar dari rumah setahun. Lalu dia balik lagi ke rumah (Steve). Aku kira enggak bakal kejadian lagi karena mami udah tahu,” ungkapnya.
Pelecehan yang dilakukan suami Pinkan Mambo itu ternyata sudah berjalan selama tiga tahun, dimulai dari 2018 sampai 2021. Namun, MA enggan mengungkap detail pelecehan tersebut.
"Lebih dari sentuh, misalnya lebih ke badan aku dan detailnya aku ditarik tangannya ke alat kelaminnya. Pasti trauma dan masih ketanam sampai sekarang," tambahnya.
Steve Wantania kini sudah mendekam di penjara akibat perbuatannya. Meski demikian, trauma itu masih membekas dalam diri MA.
MA kesulitan memulihkan dirinya karena perbuatan sang ayah tiri. Putri Pinkan Mambo itu masih berjuang untuk menghilangkan traumanya.
Baca Juga: Meski Sulit, Daisuke Sato Percaya Persib Bandung Mampu Raih Kemenangan atas Bali United
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta