LINIMASA - Persib Bandung ternyata sempat melakukan negosiasi dengan pelatih asal Korea Selatan Park Hang-seo sebelum akhirnya meresmikan Bojan Hodak sebagai pelatih pengganti Luis Milla.
Hal itu dilaporkan oleh salah satu media Korea Selatan, Chosun. Disebutkan bahwa Park Hang-seo sudah ditawari kontrak dengan nilai mencapai miliaran rupiah.
Namun, Park Hang-seo menolak tawaran tersebut karena merasa belum sepadan dengan kepopuleran dirinya sebagai pelatih kawakan.
"Kepopuleran Park Hang-seo di usianya yang ke-60 tahun membuatnya menolak tawaran klub besar Indonesia," tulis Chosun, dikutip Jumat (4/8/2023).
Chosun melaporkan bahwa Park Hang-seo sempat ditawari kontrak oleh manajemen Persib senilai 4,3 juta won atau setara Rp9 miliar. Namun, eks pelatih Timnas Vietnam tersebut menolak tawaran itu.
"Persib menawarkan 4,3 juta yuan atau sekitar 771 juta won untuk membawa Park Hang-seo ke Indonesia, tetapi ditolak." katanya.
Park Hang-seo kini tengah fokus mengembangkan akademi sepak bola di Vietnam. Hal itu menjadi salah satu alasan Park Hang-seo menolak tawaran klub besar Indonesia, termasuk Persib.
Ia menjadi sosok pelatih yang terbukti cukup tokcer. Hal itu dibuktikan dengan prestasi yang diraih Timnas Vietnam di ajang internasional.
Namun, manajemen Persib belum memberikan klarifikasi terkait rumor penawaran kontrak yang dilayangkan kepada Park Hang-seo seperti dilaporkan Chosun.
Baca Juga: Bocor juga! Persib Sempat Beri Tawaran Kontrak Rp9 M kepada Park Hang-seo tapi Ditolak
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?
-
Kejari Lelang Aset Terpidana Korupsi Bandara Lombok
-
Lawan Sindikat Pejabat Palsu, Pemprov Jateng Luncurkan 'Padhang' Sistem Pintar Pemburu Hoaks
-
Ngeri! Mahasiswi UNP dan Warga Kena Peluru Nyasar Latihan Militer, Proyektil Bersarang di Paha
-
The Great Flood: Film Bencana yang Dahsyat dengan Sentuhan Drama Keluarga
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Bintang Tumbang Jelang Piala Dunia 2026: Daftar Pemain Kunci yang Dihantam Cedera
-
Pemkot Pekanbaru Gelar Penghapusan Denda Pajak, Catat Waktunya!
-
Anak 6 Tahun Dilecehkan Bertahun-tahun di Sekolah Kristen, Orang Tua Korban Digugat Rp820 juta
-
Kaji Potensi Korupsi Anggaran MBG, KPK: BGN Belum Siap Kelola Rp268 Triliun