LINIMASA - Memiliki rambut yang sehat dan indah tentu menjadi dambaan setiap orang khususnya para wanita.
Namun, tak jarang masalah pada rambut sering muncul, di antaranya mengalami kerontokan.
Ternyata wanita yang berhijab pun tak luput dari masalah rambut rontok meski kepala tertutup dan terhindar dari paparan sinar matahari serta polusi.
Salah satu faktor yang biasanya memicu rambut rontok pada wanita berhijab adalah karena kebiasaan mengikat rambut dengan kencang.
Lantas untuk mencegah terjadinya kerontokan rambut khususnya pada wanita berhijab, ada beberapa cara yang dapat dilakukan dengan merubah kebiasaan.
Berikut sembilan tips untuk mencegah rambut rontok bagi yang berhijab sebagaimana dikutip Suara Linimasa dari berbagai sumber.
1. Gunakan kain hijab yang lembut
Pastikan Anda menggunakan kain hijab yang tidak terlalu ketat atau kasar untuk menghindari gesekan berlebihan yang dapat menyebabkan kerusakan pada rambut.
2. Pilih hijab yang serat kainnya tidak terlalu rapat
Pilihlah kain hijab yang memungkinkan udara mengalir dengan baik, sehingga kulit kepala dan rambut tetap terjaga sirkulasinya.
3. Kenakan hijab longgar
Hindari mengikat hijab terlalu ketat di area kepala dan rambut. Hal ini akan membantu mengurangi tekanan pada rambut dan kulit kepala.
4. Jaga kebersihan rambut
Rajin mencuci rambut dengan sampo yang sesuai dengan jenis dan kondisi rambut Anda.
Gunakan kondisioner untuk melembapkan dan mengurangi kerapuhan rambut.
5. Hindari penggunaan produk rambut yang keras
Hindari penggunaan produk rambut yang mengandung bahan kimia keras, seperti alkohol atau sulfat, karena dapat menyebabkan rambut menjadi kering dan rapuh.
6. Perhatikan nutrisi dan pola makan
Konsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi, seperti protein, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan rambut.
Pastikan juga Anda cukup minum air setiap hari untuk menjaga hidrasi rambut dan kulit kepala.
7. Jangan sering mengikat rambut
Hindari mengikat rambut terlalu sering atau terlalu ketat, terutama saat tidur.
Ikatan yang terlalu erat dapat menyebabkan kerusakan pada akar rambut.
8. Gunakan minyak alami
Pakai minyak alami, seperti minyak kelapa atau minyak zaitun, pada rambut dan kulit kepala secara teratur untuk menjaga kelembapan dan mengurangi kerontokan.
9. Hindari pemakaian alat pemanas berlebihan
Penggunaan alat pemanas, seperti hair dryer atau catokan, secara berlebihan dapat merusak rambut. Jika memungkinkan, biarkan rambut kering secara alami.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tayang 14 Maret, Ini Jajaran Pemain Drama Korea Thriller Medis Doctor Shin
-
Dasco Pasang Badan untuk Buruh Mie Sedaap, PHK Akhirnya Disetop
-
Puji Kiprah Persib di Kompetisi Asia, AFC Siapkan Sanksi Berat untuk Maung Bandung
-
Remaja di Bawah 21 Tahun Dilarang Beli Rokok Elektronik!
-
Ribuan Orang Sudah Manfaatkan Program Hapus Tato Gratis Baznas DKI Jakarta, Ini Syaratnya!
-
Real Madrid Tak Terima Vinicius Jadi Korban Rasisme, Pemain Muda Mereka Malah Hina Orang China
-
Berapa Selisih Harga Burgman dan Satria? Tengok Banderol Motor Suzuki Terbaru
-
Hujan 3 Hari Bali Belum Usai: Daerah Mana yang Diprediksi BMKG Bakal Terendam Lagi?
-
10 Ide Menu Buka Puasa Sederhana, Hemat dan Praktis untuk Keluarga di Rumah
-
Apakah Alumni LPDP Harus Kembali ke Indonesia? Pahami Aturannya!