LINIMASA - Konten kreator satwa, Panji Petualang kini tampil lebih kurus. Penyebab Panji kurus bukanlah karena gigitan ular king cobra, melainkan karena penyakit diabetes yang dialaminya.
Panji dikenal sebagai sosok pawang ular yang kerap melakukan atraksi bersama dengan ular king cobra ataupun jenis reptil berbahaya lainnya.
Pria asal Purwakarta tersebut pun beberapa kali sempat digigit ular king kobra yang memiliki bisa mematikan. Namun, Panji berhasil selamat dari gigitan ular berbisa bernama latin Ophiphagus Hannah tersebut.
Panji rupanya cukup kebal terhadap gigitan ular king cobra. Dalam salah satu tayangan video di kanal YouTube Panji Petualang, ia mengatakan bahwa ketika ada orang yang selamat dari gigitan ular berbisa, maka secara tidak langsung imun tubuhnya akan bertambah kuat dalam mengatasi jenis bisa ular yang sama.
Namun selain Panji, ada pula konten kreator satwa yang juga kebal terhadap gigitan ular king kobra. Sosok tersebut adalah Dede Arifin atau lebih terkenal dengan sebutan Dede Inoen.
Dalam salah satu unggahan video di kanal YouTube-nya, Dede Inoen pergi ke daerah Garut untuk mengamankan ular king kobra di sebuah pesawahan.
Ia pun berhasil menangkap ular jumbo tersebut. Namun, nahas menimpa Dede Inoen di mana ia tak sengaja terkena gigitan king kobra yang kala itu sedang dipegangnya.
Ular king kobra tersebut menggigit lengan Dede Inoen. Di pematang sawah, Dede Inoen tampak mengerang kesakitan. Terlihat seorang petani membantu Dede Inoen untuk melepaskan gigitan itu.
Setelah gigitan lepas, Dede Inoen tampak duduk sejenak bersama seorang petani dan kameramen. Luka akibat gigitan di lengan terlihat dalam beberapa titik luka.
Baca Juga: Dewi Perssik Geram Disebut Pakai Susuk di Jidat
Dede Inoen mengaku kalau jantungnya mulai berdetak lebih kencang. Namun, ia harus berusaha tetap tenang.
"Jadi kalau digigit ular berbisa posisi tangan harus di bawah dan kita harus tetap tenang kawan-kawan," katanya sambil menyalakan rokok.
Semakin lama, muka Dede Inoen semakin pucat. Ia pun mengaku kalau sudah mulai merasakan efek bisa ular kobra tersebut di mana kepalanya mulai pusing.
Namun, Dede Inoen berhasil selamat dari insiden berbahaya tersebut. Beberapa hari setelah unggahan video yang menampilkan dirinya digigit king cobra, Dede Inoen kemudian mengunggah lagi video yang menceritakan aktivitasnya berburu belut.
Ia pun memperlihatkan bekas luka gigitannya yang sudah mulai mengempis. Dede Inoen pun selamat dari maut yang datang via gigitan ular king kobra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Sambut Lebaran 2026, BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Cabang dan Kanal Digital 24 Jam
-
BRI Jaga Kelancaran Transaksi Selama Libur Idul Fitri 1447 H dengan Layanan Cabang Selektif
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Libur Lebaran 2026, BRI Pastikan Nasabah Tetap Bisa Bertransaksi dengan Aman
-
Hadapi Lonjakan Transaksi Lebaran, BRI Optimalkan Kantor Cabang dan Layanan Digital
-
BRI Siapkan Layanan Perbankan Selama Libur Lebaran 2026, 186 Kantor Cabang Tetap Beroperasi
-
1 Tahun Danantara Indonesia, PLN Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Negeri
-
Energi Ramadan Penuh Harapan, Pertamina Salurkan Santunan bagi 29.000 Anak Yatim
-
Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, Kementerian ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar