LINIMASA - Akibat bertindak seenak jidat, Thomas Doll dan Bernardo Tavares dikabarkan diseret ke meja hijau oleh PSSI karena dianggap membuat hancur Timnas U-23 Indonesia yang kini berlaga di ajang Piala AFF U-23 2023.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube SPORT NEWS melalui sebuah unggahan video berdurasi empat menit 35 detik pada Selasa (22/8/2023).
"TAK ADA AMPUN!!BERTIKDAK SE ENAK JIDAD PSSI SERET PENGHANCUR TIMNAS INDONESIA INI KE MEJA HIJAU...," judul unggahan video itu.
Thumbnail memperlihatkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang tampak sedang bersalaman dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Di sampingnya ada Thomas Doll yang tampak sedang melakukan protes dan Bernardo Tavares mengenakan baju tahanan oranye dengan kedua tangan diborgol.
"Resmi di laporkan PSSI, Erick Thohir resmi seret pelatih asing ini ke meja hijau," narasi dalam video tersebut.
Lantas benarkah klaim video tersebut?
Setelah ditonton hingga akhir, isi video tersebut tidak menjelaskan terkait klaim yang disebutkan dalam judul dan thumbnail video.
Narator dalam video hanya menjelaskan terkait pelatih Persija Thomas Doll dan pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares yang disalahkan warganet karena tidak melepas penggawanya untuk memperkuat Timnas U-23 di ajang Piala AFF U-23 2023 di Thailand.
Baca Juga: Cek Fakta: Joe Biden Siap Kawal Putri Ariani Lolos di Ajang Final America's Got Talent
Narator pun menjelaskan terkait komentar Kombes Sumardji yang mengaku kesal dan mengancam akan melaporkan Thomas Doll dan Bernardo Tavares ke PSSI karena tak melepas penggawanya ke Timnas Indonesia.
Tidak ada informasi terkait klaim yang disebutkan dalam judul dan thumbnail video yang kemudian dibahas narator dalam isi video.
Selain itu, foto yang dijadikan thumbnail video merupakan hasil editan. Foto Erick Thohir sedang bersalaman dengan Listyo Sigit bukan dalam rangka penangkapan Thomas Doll dan Bernardo Tavares melainkan saat menghadiri pertemuan membahas tentang pemberantasan mafia bola.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan Thomas Doll dan Bernardo Tavares diseret ke meja hijau oleh PSSI merupakan informasi keliru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
-
Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok