LINIMASA - Posan Tobing memutuskan untuk melaporkan bank Kota ke polisi. Alasan pelaporan tersebut karena Posan menganggap Tantri dan kolega tak mengindahkan somasi yang dilayangkannya.
"Karena ini sudah tidak bisa dibiarkan, kita sudah lama diam. Somasi kami tuh nggak diindahkan," kata Posan Tobing dalam video yang diunggah akun Lambe Turah di Instagram pada Kamis (31/8/2023).
Posan Tobing juga telah mengirim surat edaran imbauan kepada televisi dan event musik agar melarang Kotak menyanyikan lagu-lagu yang merupakan ciptaannya.
"Kita larang banyak loh, urusan kemarin belum selesai. Jadi kalau belum selesai urusannya, elu jangan bawain lagu-lagu gue lagi. Belum kelar bro urusannya," tegas Posan Tobing.
Penabuh drum itu menyoroti apabila lagu-lagu tersebut masih dibawakan, kemungkinan EO (Event Organizer) yang mengadakan acara tersebut belum melaporkan ke Lemhanas Kemasyarakatan dan Ketahanan Nasional (LMKN).
Dengan sikap tegas, Posan Tobing mengumumkan bahwa ia akan menempuh jalur hukum jika Kotak tetap bersikeras membawakan karyanya tanpa izin.
"Saya konfirmasi akan tetap meng-LP kan (melaporkan) Kotak. Karena saya sudah memberikan semua surat imbauan. Nanti kita ketemu saja ke pengadilan," ucapnya.
Namun, reaksi masyarakat atas pernyataan Posan Tobing tidak selalu positif. Sebagian netizen memberikan komentar nyinyir terhadapnya.
"Pansos ya bang nggak ada pemasukan," sindir salah satu netizen.
Baca Juga: Artis, Selebgram, hingga Publik Figur Promotor Situs Judi Online Didata Polisi
Ada juga yang mengomentari bahwa Posan Tobing membuat masalah dan sensasi karena alasan tertentu.
"Band baru nggak laku, beras di ruma abis, jadi bikin masalah dan sensasi," timpal warganet lainnya.
Sebagai latar belakang, konflik ini bermula dari tuntutan hak royalti yang diajukan oleh Posan Tobing kepada band Kotak. Ia menuntut hak royalti seharusnya dibayarkan Kotak atas lagu-lagu yang merupakan hasil ciptaan Posan.
Kontroversi ini semakin berkembang ketika Posan Tobing meminta agar Kotak menghentikan menyanyikan lagu-lagu ciptaannya itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring