LINIMASA - Serangan jantung adalah kondisi medis serius yang memerlukan tindakan segera. Saat seseorang terkena serangan jantung, maka harus segera ditangani medis.
Mengetahui tanda-tanda dan gejala serangan jantung adalah langkah awal krusial untuk mendapatkan pertolongan medis dengan cepat.
Dalam artikel ini, kami akan membahas tanda-tanda dan gejala serangan jantung yang perlu Anda ketahui.
Apa itu Serangan Jantung?
Serangan jantung, juga dikenal sebagai infark miokardium, terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terganggu atau sepenuhnya terhenti. Ini biasanya disebabkan oleh penyumbatan tiba-tiba pada salah satu arteri koroner, yang merupakan pembuluh darah yang memasok darah ke jantung. Kondisi ini bisa sangat serius dan bahkan mengancam jiwa.
Tanda-Tanda dan Gejala Serangan Jantung
Berikut ini beberapa tanda-tanda dan gejala serangan jantung, merangkum dari berbagai sumber:
Nyeri Dada Parah: Nyeri atau ketidaknyamanan di dada adalah tanda paling umum serangan jantung. Sensasi ini dapat terasa seperti tekanan, berat, atau terbakar. Nyeri ini biasanya berlangsung lebih dari beberapa menit.
Nyeri Menjalar ke Lengan, Leher, atau Punggung: Nyeri dada dapat menjalar ke lengan kiri, leher, punggung, atau bahkan rahang. Ini adalah tanda bahwa serangan jantung mungkin terjadi.
Baca Juga: Cek Fakta: PSSI Bongkar Transaksi Gelap Saddil Ramdani Rp300 M demi Bela Timnas Malaysia
Napas Sesak: Kesulitan bernapas atau perasaan sesak napas bisa menjadi gejala serangan jantung. Ini terjadi karena jantung tidak berfungsi dengan baik, dan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen.
Keringat Dingin: Keringat dingin yang tiba-tiba dan tidak wajar bisa menjadi indikasi serangan jantung. Hal ini terkait dengan respons tubuh terhadap tekanan yang dialami oleh jantung.
Mual atau Muntah: Rasa mual atau muntah, kadang-kadang disertai dengan sakit perut, bisa terjadi selama serangan jantung. Ini mungkin tidak dianggap serius, tetapi harus diperhatikan.
Pusing atau Pingsan: Beberapa orang mengalami pusing atau pingsan selama serangan jantung. Hal ini disebabkan oleh penurunan aliran darah ke otak.
Kecemasan atau Ketakutan yang Intens: Serangan jantung sering kali disertai dengan perasaan kecemasan atau ketakutan yang mendalam. Anda atau seseorang yang mengalami serangan jantung mungkin merasa sangat tidak nyaman.
Apa yang Harus Dilakukan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati