LINIMASA - PSM Makassar resmi mencoret kapten timnya, Wiljan Pluim dari skuad Juku Eja untuk Liga 1 musim 2023/2024. Alasan PSM Makassar mendepak pemain asal Belanda tersebut karena dianggap sudah tak lagi memberikan kontribusi positif bagi tim.
Sebetulnya, kontrak Pluim sendiri baru akan habis pada 2025 mendatang. Namun, manajemen PSM buru-buru mengakhiri kontrak sang pemain.
Pemain berusia 34 tahun tersebut pun akhirnya harus angkat kaki dari Makassar karena sekarang sudah bukan merupakan bagian dari skuad Juku Eja. Pluim tercatat sudah membela PSM selama tujuh tahun.
Hal tersebut tampak menuai reaksi dari warganet yang menganggap PSM tak menghargai loyalitas Pluim untuk PSM. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang tersebut sukses membawa PSM menjuarai Liga 1 2022/2023.
Komentar pun datang dari rekan Wiljan Pluim, Marc Klok yang dulu sempat memperkuat PSM. Gelandang Persib mengaku sedih dengan kondisi yang dialami Pluim di mana didepak manajemen PSM.
"Saya merasa sedih. Kenapa klub bisa bertindak seperti ini, padahal dia adalah seorang legenda klub. Seharusnya kondisi di sana bisa diperbaiki," ujar Marc Klok dikutip pada Selasa (10/10/2023).
Klok pun mengkritik keputusan manajemen PSM yang mencoret Pluim. Menurutnya, hal tersebut jauh dari profesional di mana PSM beralasan Pluim sudah tua dan tak bisa berlari lagi.
"Kami hidup di dunia profesional. Kita bermain di liga profesional dengan 18 klub yang sangat profesional. Seharusnya semua klub itu bisa bersikap profesional. Apakah pekerjaan klub sudah benar dan profesional? Seharusnya mereka bisa berkaca dan melakukan evaluasi ulang," katanya.
Hingga kini, belum diketahui pasti langkah selanjutnya yang akan diambil Pluim setelah resmi menanggalkan jersey PSM Makassar. Apakah Pluim akan memperkuat klub Liga 1 lainnya atau memilih pulang dulu ke Belanda dan rehat dari kerasnya kompetisi tertinggi di Tanah Air.
Baca Juga: Kercep Whoosh Jadi Transportasi Peserta Piala Dunia U-17, Erick Thohir Sebut FIFA Sempat Kaget
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta