Berbagai serangga bisa sangat mengganggu bagi manusia, terutama jika sudah berkeliaran di sekitar atau bahkan di dalam rumah. Semut adalah salah satunya.
Meski tergolong kecil, bahkan jauh lebih kecil dari banyak serangga lainnya, semut bisa sangat mengganggu. Hal itu terutama karena biasanya semut hadir secara berkelompok, tidak cuma puluhan, ratusan, malah mungkin ribuan jumlahnya.
Semut yang berkeliaran di sekitar apalagi di dalam rumah, apalagi sampai masuk ke kamar atau area yang harusnya bersih dan steril, tentu akan sangat mengganggu. Tidak usah sampai menggigit, sekadar berkerumun pada sesuatu (biasanya makanan atau benda lain) atau sekadar berkeliaran saja, semut biasanya sudah bikin jengkel ibu-ibu, bahkan seluruh anggota keluarga.
Makanya, banyak upaya pun sedari dulu sudah dicoba dan dilakukan orang untuk mencegah, menyingkirkan, atau paling tidak meminimalisir kemunculan semut di rumah. Di era modern, yang paling lazim biasanya adalah menggunakan insektisida alias racun serangga.
Namun, ada pula kekhawatiran bahwa pemakaian racun serangga bisa berakibat buruk juga pada manusia atau anggota keluarga kita sendiri. Meskipun saat ini sudah banyak produsen insektisida yang mengklaim bahwa produk mereka aman buat manusia, tetap saja lantaran produk itu memakai bahan kimia, kita tetap khawatir.
Sebenarnya ada beberapa cara sederhana untuk mencegah atau meniadakan keberadaan semut khususnya di bagian dalam rumah. Antara lain yaitu dengan rajin menyapu rumah, bila perlu juga rajin mengepel lantai, serta dengan memastikan tidak sampai ada remah atau sisa-sisa makanan sekecil apa pun berserakan di lantai dan sudut-sudut rumah.
Tapi, bagaimana jika itu jarang atau sulit dilakukan? Atau bagaimana jika hal itu sudah dilakukan, namun gerombolan semut pengganggu itu tetap saja bermunculan?
Dikutip dari artikel Wikihow, berikut tiga tips cukup mudah lainnya yang bisa dilakukan untuk menyingkirkan kehadiran semut di rumah Anda, yang kesemuanya justru mengandalkan bahan alami alias tidak menggunakan produk berbahan kimia:
1. Larutan air cuka
Semprotkan larutan berisi campuran 1 banding 3 cuka dan air (1 bagian cuka, 3 bagian air) untuk merusak atau menghapus jejak atau jalur semut. Cuka dikenal sebagai bahan alami pengusir semut. Semut-semut tidak akan berkeliaran di mana ada jejak semprotan cuka.
Maka, semprotkanlah larutan cuka-air ini setiap hari secara merata di tiap area di mana Anda pernah melihat pergerakan semut. Para semut akan menjauh dari tempat itu.
Larutan cuka ini sendiri tidak akan membunuh semut, namun akan menjauhkan mereka dari area yang Anda semprot. Sebagai pengganti cuka, Anda juga bisa saja menggunakan larutan air sabun.
2. Bubuk kayu manis atau kopi
Tebarkan sedikit bubuk kayu manis atau bubuk kopi sebagai pengusir semut. Semut bisa dikatakan tidak suka dengan kayu manis atau kopi. Jadi, jika Anda mulai bermasalah dengan gerombolan semut, cukup tebarkan sedikit bubuk yang pasti banyak tersedia di dapur itu ke tempat-tempat di mana para semut sering muncul.
Cukup awali dengan sekitar satu sendok saja bubuk kayu manis atau bubuk kopi tersebut. Tapi jika area yang perlu dilindungi atau diamankan dari semut cukup luas atau banyak, tentu saja Anda bisa menambah porsinya.
Berita Terkait
-
5 Tips di Pagi Hari yang Datangkan Rezeki dan Hoki Melimpah Menurut Feng Shui
-
7 Tips Feng Shui yang Dipercaya Membawa Keberuntungan di Hari Senin
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
5 Tips Feng Shui Menata Tempat Usaha untuk Mendatangkan Pelanggan, Bisnis Makin Laris dan Maju
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh