-
Crystal Palace menang tipis atas Wolves berkat gol telat Guessand di menit akhir.
-
Fulham sukses menembus sepuluh besar klasemen usai mengalahkan Sunderland dengan skor telak 3-1.
-
Wolves semakin terpuruk di dasar klasemen setelah menelan kekalahan di pekan ke-27 ini.
Suara.com - Persaingan ketat di kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris kembali memanas pada rangkaian pertandingan pekan ke-27.
Stadion Selhurst Park menjadi saksi bisu perjuangan keras tuan rumah saat menjamu Wolverhampton Wanderers.
Crystal Palace akhirnya berhasil mengamankan tiga poin penuh lewat perjuangan yang sangat melelahkan.
Hasil positif ini membawa angin segar bagi tim asal London tersebut dalam memperbaiki posisi mereka.
Pertandingan ini juga diwarnai dengan tensi tinggi sejak peluit babak pertama dibunyikan wasit.
Keberuntungan seolah menjauh dari tim tamu yang harus bermain dengan jumlah personil terbatas.
Ladislav Krejci terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal setelah mendapatkan kartu merah pada menit ke-61.
Unggul jumlah pemain membuat Palace terus menekan pertahanan lawan tanpa henti hingga menit akhir.
Kebuntuan baru pecah saat pertandingan memasuki menit ke-90 melalui aksi gemilang pemain depan mereka.
Baca Juga: Arsenal Tergelincir Lagi, Superkomputer Ungkap Peluang Juara The Gunners Menipis?
Gol semata wayang Palace dicetak oleh Evann Guessand yang memastikan kemenangan tipis bagi timnya.
Kekalahan ini membuat nasib Wolves di kompetisi Premier League musim ini semakin berada di ujung tanduk.
Mereka kini masih terbenam di dasar klasemen sementara dengan perolehan hanya 10 poin.
Hingga laga ke-28, performa tim tamu belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang signifikan bagi fans.
Sebaliknya, Palace berhasil merangkak naik ke peringkat ke-13 dengan mengoleksi total 35 poin.
Posisi ini memberikan jarak yang cukup aman bagi Palace dari ancaman zona degradasi musim ini.
Beralih ke pertandingan lain, Fulham menunjukkan taringnya saat melakoni laga tandang ke Stadium of Light.
Tim asuhan Marco Silva tersebut sukses melibas perlawanan Sunderland dengan skor akhir yang cukup telak.
Pertandingan berakhir dengan skor 3-1 untuk keunggulan tim tamu yang tampil sangat efisien di depan gawang.
Raul Jimenez menjadi bintang lapangan dengan torehan dua gol yang menghancurkan mentalitas pertahanan tuan rumah.
Satu gol tambahan bagi Fulham dilesakkan oleh Alex Iwobi yang tampil sangat impresif sepanjang laga.
Sunderland hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui satu gol yang diciptakan oleh pemain mereka, Enzo Le Fee.
Kemenangan krusial ini mengantarkan Fulham naik ke posisi ke-10 dalam tabel klasemen sementara Liga Inggris.
Dengan raihan 37 poin, Fulham kini unggul satu poin di atas Sunderland yang harus rela turun peringkat.
Sunderland kini menempati posisi ke-12 setelah gagal mengamankan poin di hadapan pendukung mereka sendiri.
Pertaingan di zona papan tengah diprediksi akan semakin sengit menjelang akhir musim kompetisi tahun ini.
Selain dua laga tersebut, beberapa pertandingan besar lainnya juga telah selesai digelar hingga Senin dini hari.
Manchester City berhasil mengamankan kemenangan penting 2-1 saat menjamu Newcastle United di Etihad Stadium.
Liverpool juga meraih hasil maksimal dengan kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Nottingham Forest.
Sementara itu, Chelsea harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh tim tamu Burnley.
Hasil serupa juga diraih Aston Villa yang bermain imbang melawan Leeds United di Villa Park.
West Ham United dan Bournemouth harus puas dengan skor kacamata setelah gagal mencetak gol sepanjang laga.
Brighton menunjukkan kelasnya dengan mencuri kemenangan 2-0 di markas Brentford yang sedang mengalami tren negatif.
Setiap poin yang diraih pada pekan ini sangat berharga bagi posisi tim di klasemen akhir nantinya.
"Palace mengatasi Wolves 1-0 di Stadion Selhurst Park, London, demikian catatan Premier League."
Kutipan resmi tersebut menegaskan dominasi tipis namun krusial yang diraih oleh skuad Crystal Palace.
Para manajer kini harus segera memutar otak untuk mempersiapkan fisik pemain di laga selanjutnya.
Jadwal padat menjadi tantangan tersendiri bagi klub-klub yang memiliki kedalaman skuad yang terbatas.
Strategi rotasi pemain kemungkinan besar akan diterapkan demi menjaga kebugaran di sisa musim ini.
Para penggemar sepak bola di seluruh dunia terus menantikan kejutan-kejutan lain di pekan berikutnya.
Liga Inggris tetap membuktikan diri sebagai kompetisi paling kompetitif dan penuh drama di dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?