Pemerintah telah mengeluarkan pernyataan mengenai wajib vaksinasi booster apabila ingin memasuki tempat umum serta menikmati fasilitas publik.
Contohnya seperti masuk mall, restoran, perkantoran, taman umum serta berpergian dengan pesawat.
Aturan ini sudah berlaku per tanggal 17 Juli 2022 berdasarkan Surat Edaran Nomor 21 Tahun 2022 tentang ketentuan vaksinasi booster.
Langkah ini dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi kenaikan kasuk Covid-19 di Indonesia yang cukup signifikan akhir-akhir ini.
Lokasi vaksinasi untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga sudah tersebar di seluruh tempat dan wilayah.
Untuk kalian yang baru ingin melakukan vaksinasi dosis ketiga sebaiknya hindari melakukan hal-hal berikut ini agar efek samping dari vaksinasi tidak semakin parah dan tubuh bisa pulih seperti sedia kala.
Berikut adalah pantangan yang harus kalian hindari setelah kalian vaksin booster:
1. Merokok
Hal pertama yang sebaiknya kalian tidak lakukan setelah mendapatkan vaksin booster adalah merokok.
Menurut beberapa penelitian, merokok dapat menurunkan antibodi seseorang yang telah di vaksin dibandingkan dengan yang tidak merokok.
Baca Juga: Viral Pedagang Makanan Korea Punya Spanduk Nama Menarik, Auto Memancing Komen Warganet
Walaupun pantangan tersebut masih memerlukan penelitian yang lebih lanjut, akan tetapi, kita sebaiknya tetap menghindari kebiasaan merokok yang memberikan dampak buruk seperti mengurangi imunitas tubuh serta efek negatif lainnya.
2. Minum Alkohol
Hal berikutnya yang sebaiknya kalian tidak lakukan setelah mendapatkan vaksin booster adalah mengonsumsi alkohol.
Efek samping setelah melakukan vaksinasi ternyata dapat semakin buruk apabila kita mengonsumsi alkohol setelah vaksin.
Alkohol dapat memperburuk sistem kekebalan tubuh yang berdampak pada menurunnya efektivitas vaksin. Maka dari itu, hindari kebiasaan minum alkohol, terutama setelah kalian di vaksinasi.
3. Tidak Mentaati Protokol Kesehatan
Hal berikutnya yang sebaiknya kalian tidak lakukan setelah mendapatkan vaksin booster adalah tidak mentaati protokol kesehatan.
Walaupun vaksin booster dapat memperkuat imunitas tubuh melawan virus serta mencegah kita dari risiko serius akibat virus Covid-19, tidak ada vaksin yang memiliki efektivitas 100 persen sampai saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK
-
Bawa Nostalgia Musim Panas, NCT Wish Rilis Single Jepang 'Boy Meets Girl'
-
Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Piala Dunia 2026: Akankah Messi dan Argentina Kembali Berpesta?
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
-
Lipstik Viva Apakah Tahan Lama? Ini Varian, Harga, dan Ulasan Jujur Pengguna