Infeksi cacing alias cacingan bisa diartikan sebagai penyakit yang disebabkan cacing parasit seperti cacing gelang, tambang dan kremi. Cacingan rentan menginfeksi anak kecil, yang menurut dokter anak bisa disebabkan oleh beberapa hal.
Dokter Spesialis Anak, dr. Lucky Yogasatria Sp.A mengatakan, anak rentan cacingan karena sistem kekebalan tubuhnya masih lemah. Sementara sang anak punya aktivitas sehari-harinya yang berisiko, sedangkan ia belum mengerti atau belum diajarkan tentang kebersihan.
Seperti ditulis Suara.com, berikut ini lima kegiatan penyebab anak cacingan, menurut dr. Lucky yang membagikan itu melalui konten Instagram pribadinya:
1. Tidak Cuci Tangan Sebelum Makan
Orangtua perlu lebih peduli dan memerhatikan aktivitas cuci tangan anak sebelum makan. Jika selalu cuci tangan, perlu untuk memerhatikan apakah caranya sudah tepat.
"Ayo coba diperhatikan lagi masalah cuci tangan ini. Anak malas cuci tangan biasanya karena melihat papa-mamanya yang juga malas cuci tangan. Ayo introspeksi," tutur dr. Lucky.
2. Tidak Rutin Gunting Kuku
Karena anak masih suka bereksplorasi merasakan tekstur pasir dan tanah, maka ada peluang cacing masuk ke kuku. Ditambah kebiasaan cuci tangan tidak bersih, lalu sehabis makan anak menjilat tangannya, sehingga akhirnya cacing bisa masuk.
"Jadi, wajib gunting kuku seminggu sekali. Kalau seminggu udah panjang, berarti gunting kukunya seminggu sekali," terang dr. Lucky pula.
Baca Juga: Catat! Inilah 4 Tips Diet yang Efektif dan Cepat Menurunkan Berat Badan
3. Tidak Pakai Alas Kaki
Kebiasaan anak yang tidak pakai alas kaki alias nyeker, salah satunya bisa menyebabkan kulit terinfeksi cacing. Jadi cacing memang tidak hanya masuk melalui mulut, tapi juga kulit.
"Nanti kalau udah masuk lewat kulit, nanti bisa aja cacing berdiam di bawah kulit, kalau sering nyeker," paparnya.
4. Tidak Bersih Mencuci Sayur dan Buah
Sayur dan buah kerap sangat mudah terkena tanah. Inilah sebabnya, meski menyehatkan, perlu diketahui cara mengolah sayur dan buah yang baik dan benar. Sebab, bakteri salmonella maupun cacing bisa saja masih menempel dan masuk ke tubuh jika sayur dan buah dimakan mentah.
"Maka, wajib cuci sayur dan buah sampai bersih dengan air mengalir," sambung dr. Lucky.
5. Tidak Mengonsumsi Obat Cacing
Meski bukan termasuk obat wajib, namun karena angka cacingan di Indonesia masih sangat tinggi, umumnya dokter anak menyarankan untuk mengonsumsi obat cacing.
"Boleh deh, minum obat cacing mulai umur dua tahun, dan bisa diulang setiap enam bulan," jelas dr. Lucky lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus
-
Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000