Sebuah pesawat penumpang Scoot yang terbang dari Bali ditunda pendaratannya di Singapura pada Senin (14/11). Hal itu disebabkan sekelompok penumpang menolak untuk mengencangkan sabuk pengaman mereka saat pesawat akan mendarat.
"Perilaku nakal" para penumpang ini membuat kapten penerbangan TR285 "menghentikan pendekatan" ke Singapura karena alasan keamanan,
Insiden itu diunggah di akun TikTok @audikhalid. "What happens when you dont fasten your seatbelt (apa yang terjadi jika Anda tidak mengencangkan sabuk pengaman Anda)," demikian keterangan video tersebut.
Di awal video, sang pilot terdengar memberi tahu penumpang bahwa dia "secara hukum tidak dapat mendaratkan pesawat jika kabinnya tidak diamankan".
"Kami telah memutuskan untuk menghentikan pendekatan ke bandara changi singapura dan ini karena saya diberitahu, bahwa kami masih memiliki penumpang yang tidak duduk dengan sabuk pengaman terpasang dengan aman," ujarnya.
Dihimpun dari Channel News Asia, pesawat jadi harus berbalik untuk pendekatan lain.
"Dan jika kami harus melakukan pendekatan lain yang terlewat karena alasan yang sama, polisi bandara akan terlibat dan mereka akan mengambil tindakan yang diperlukan," tambah sang pilot.
Penerbangan mendarat dengan selamat pada pendekatan kedua di Bandara Changi tanpa insiden lebih lanjut, dan penumpang yang terlibat dikawal turun dari pesawat oleh otoritas bandara untuk penyelidikan lebih lanjut.
Saat mendarat, penumpang juga diberi tahu bahwa "otoritas lokal" akan menaiki pesawat dan penumpang dapat turun "segera setelah izin diberikan".
Anggota polisi dan awak kabin kemudian terlihat berbicara dengan penumpang di sisi kanan pesawat. Dalam bidikan berikutnya, seorang wanita yang menggendong bayi berjalan menyusuri lorong, dipimpin oleh seorang petugas polisi.
Dan di akhir video, pihak berwenang terlihat berbicara dengan seorang pria berkaos hitam di tempat yang tampaknya adalah Bandara Changi.
"Kesejahteraan pelanggan dan staf kami adalah prioritas kami dan kami tidak memaafkan perilaku yang membahayakan keselamatan penerbangan," kata pihak Scoot.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mengambil "tindakan yang tepat terhadap setiap penumpang yang mungkin membahayakan keselamatan pelanggan dan staf kami".
"Scoot dengan tulus meminta maaf atas gangguan dan ketidaknyamanan pelanggan kami."
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Review Way Back Love: Romansa Fantasi yang Bikin Penonton Banjir Air Mata
-
Heboh Jasad Bayi Ditemukan di Binjai, Polisi Turun Tangan
-
Misteri Mulut Berbusa Sutrimo, Begini Situasi Terkini Klinik Mordent yang Dipasang Garis Polisi
-
Pasar Gaduh! Keponakan Prabowo Diisukan Jadi Gubernur BI
-
Camilan Sehat Asal Bandung Sukses Tembus Kurasi Pasar Global dengan Dukungan BRI
-
Inggris Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Spanyol Buntut Darurat Nasional Kebakaran Hutan
-
Belanja Sambil Cas Mobil Listrik Toyota di Bekasi Sekarang Gratis
-
Remime: Menjaga Pantomim Tetap Hidup di Tengah Perubahan Zaman
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
4 Parfum Braven Terbaik untuk Pria yang Murah dan Wanginya Tahan Lama Menurut Review