Widy Vierratale angkat bicara soal aksinya membuka baju dan melemparnya ke arah penonton waktu konser di Palu.
Dia mengaku aksinya spontan karena kegerahan.
"Iya (spontan), gerah," kata Widy ditemui di Jakarta, Senin (31/10/2022).
Widy pun menilai aksinya sama sekali tak vulgar. Sisa pakaian yang dipakai masih dalam batas wajar.
"Itu bukan pakai BH, tapi baju olahraga, sport bra gitu. Sekarang kan sport bra udah bagus-bagus," kata Widy.
Lagipula, Widy melanjutkan, aksi seperti itu bukan hal baru bagi baginya.
Menurutnya, penonton Vierratale yang lama pasti sudah bisa melihat pemandangan tersebut.
Dilaporkan Forum Pemuda Sulawesi
Aksi buka baju dikonser tersebut mendorong Forum Pemuda Sulawesi melaporkan Widy Vierratale ke polisi.
Baca Juga: Langsung Bikin KTP, Sandy Walsh dan Jordi Amat Jadi Anak Jaksel?
Artis tersebut dapat terancam hukuman 10 tahun penjara.
"Ancaman 10 tahun dan denda 5 miliar rupiah," kata kuasa hukum pelapor, Zainul Arifin, Kamis (17/11/2022).
Ketika melapor, mereka juga membawa barang bukti yang salah satunya video detik-detik Widy membuka baju dan melemparnya ke arah penonton.
Zainul Arifin menilai tindakan Widy Vierratale tak sesuai dengan budaya masyarakat Palu.
Karena itu, alasan kliennya melaporkan Widy karena takut masyarakat Palu terkena azab Tsunami seperti yang pernah terjadi pada 2018.
"Satu hal yang kami garis bawahi karena ini kejadiannya di Palu, kami tidak ingin terjadi tsunami lagi, azab lagi bagi kota Palu atas gaya-gaya seperti itu," ujar Zainal.
Berita Terkait
-
Dianggap Bakal Undang Azab, Aksi Buka Baju Widy Vierratale Berbuntut Panjang
-
Buka Baju Hingga Hanya Pakai Bra di Atas Panggung, Widy Vierratale Dilaporkan ke Mabes Polri
-
Aksi Nekat Lepas Baju di Panggung, Widy Vierratale Dilaporkan ke Bareskrim
-
Buntut Buka Baju di Panggung, Widy Vierratale Terancam 10 Tahun Penjara
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan