/
Kamis, 17 November 2022 | 22:06 WIB
Anies Baswedan dan Gibran Rakabuming Raka sarapan di Solo, Selasa (15/11/2022). - (Twitter/@aniesbaswedan) (Twitter)

Wakil Ketua Partai NasDem, Ahmad Ali meminta agar kemarahan Demokrat tidak dilampiaskan kepada Anies Baswedan selaku Calon Presiden (Capres) yang diusung NasDem. 

Hal itu disampaikan Ali, dalam konteks merespons statement Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief yang meminta Nasdem untuk disiplin dalam berkoalisi usai pertemuan Anies-Gibran viral.

Akan sulit, menurut Ali, jika Anies Baswedan dilarang melakukan komunikasi dengan tokoh yang kurang disenangi Demokrat.

"Kemarahan teman-teman Demokrat jangan digeber kepada Anies dong. Jadi ketika kemudian ada orang yang tidak senang dengan Demokrat, atau orang yang tidak disenangi Demokrat, terus Anies tidak boleh berteman dengan dia kan repot juga,"  kata Ali, melansir Wartaekonomi.co.id,-jaringan suara.com pada Kamis (17/11/22).

Ali juga menegaskan, bahwa Partai Demokrat hingga saat ini belum resmi menjadi koalisi Partai NasDem. 

Menurut Ali, statmen Andi Arief kurang bijak sebab dinilai terlalu ketat dalam mengatur Anies Baswedan.

"Memang Demokrat sudah berkoalisi sama Nasdem? Memang Demokrat kan belum mengusung Anies. Tidak bijaklah kalau kemudian kita mengusung Anies menjadi momong capres tapi kemudian kita buat aturan begitu ketat," kata Ali.

Menurut Ali, pihaknya mengusung Anies karena ingin melakukan perubahan, bukan mencari musuh.

"Melakukan perubahan, bukan berarti kita memusuhi orang lain, kan?" tegasnya.

Baca Juga: Fresh Graduate Wajib Tahu, Peran Penting CFO Dalam Sebuah Perusahaan

Ia kemudian menegaskan, bahwa pertemuan Anies Baswedan dengan Walikota Surakarta Gibran Rakabuming bukan sesuatu yang melanggar kedisiplinan dalam berkoalisi.

Menurutnya, semua orang memiliki potensi yang sama untuk menjadi wakil presiden Anies Baswedan.

Load More