Belum lama ini, politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai muka beton.
Sebutan muka beton ini dilayangkan oleh Ruhut saat menyorot tampilan Anies sebagai pembicara di ajang side event G20 Bali, Bloomberg NEF Summit.
Melalui cuitannya, Ruhut bahkan mengklaim bahwa Anies sebenarnya tidak diundang dalam acara tersebut.
"Ha ha ha kapan ya nggak benar berhenti berdusta? Menawarkan diri dengan mengisi formulir ingin tampil di G20 Bali," tulis Ruhut dikutip dari unggahan Twitter-nya, @ruhutsitompul pada (14/11/2022) lalu.
"Eh pendusta mengatakan diundang jadi pembicara. Waspada, waspada, waspadalah dengan si muka beton kadrun sich," imbuhnya.
Perilaku politikus PDI Perjuangan ini lantas disorot oleh pengamat politik sekaligus ahli hukum tata negara Refly Harun. Ia mengaku terhibur dengan sosok Ruhut yang kerap kali menghujat bahkan menghina orang.
Meski mengaku terhibur dan senang, Refly menerangkan bahwa apa yang dilakukan oleh Ruhut sebenarnya dapat menunjukan kualitas orang-orang di Istana.
"Kadang kita butuh hiburan dan saya senang Ruhut suka menghujat dan suka menghina, itu menunjukan kualitas Istana sama juga dengan para penghujat dan penghina lain yang tunjukkan kualitas Istana," ucapnya dikutip dari kanal YouTube Refly Harun Official pada Kamis (17/11/2022).
Dalam pernyataannya, Refly lantas mempertanyakan bagaimana bisa Istana memelihara sosok yang gemar menghina dan menghujat seperti Ruhut.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Dari Istana Soal Perempuan Berambut Panjang yang Tarik Tangan Jokowi di Bali
"Bayangkan kalau kata-kata itu berbalik dan ditujukan oleh Presiden Jokowi, maka sudah lama ditangkap orang yang ngomong itu. Misal Jokowi dikatain muka tembok, itu tidak substantif, kalau substantif itu terkait materi kebijakan, arah politik dan lainnya," lanjut Refly.
Menurut Refly, Ruhut tidak mengkritik Anies secara substantif, tapi lebih ke personal.
"Kita bicara soal Anies ya dan bukan saya, karena Anies somebody dan saya nobody," pungkas Refly.
Berita Terkait
-
Viral Penampilan Perdana Menteri Kanada Pakai Batik di 'Red Carpet' G20, Disebut Mirip Tom Cruise
-
Sebut Dinamika Pilpres 2024 Masih Sangat Cair, PKB: NasDem yang Sudah Punya Capres Aja Masih Kebingungan
-
G20 Sukses, Presiden Jokowi Apresiasi Kerja Keras Seluruh Pihak Terutama PLN
-
Ini Jadwal Manggung Tony Q Rastafara dan Joni Agung di Pesta UMKM "Apa Kabar Kita"
-
Motor Listrik GESITS Ditawarkan Sebagai Proyek Kerja Sama kepada Beberapa Negara Afrika
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
5 Hatchback Bekas 50 Jutaan Layak Dipertimbangkan: Nyaman dan Stabil!
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik yang Cocok Dipakai Kerja dan Aktivitas Harian, Cek di Sini!
-
Tanya Soal Jasa Medis, Wartawan di Palu Malah Dimaki Pejabat: Mau Berteman atau Cari Masalah?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Kukungan Emosi dalam Set Terbatas Film Kupeluk Kamu Selamanya