Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyebut momen duduk satu Presiden kelima Megawati Soekarnoputri dan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena adanya pengaturan yang dilakukan pantia gelaran KTT G20. Sehingga ia menduga Megawati belum tentu senang dan suka duduk satu meja dengan SBY
"Menurut saya belum tentu Bu Megawati senang duduk satu meja dengan SBY, tetapi panitia sudah menetapkan susunan tempat duduk seperti itu," ujar Ferdinand yang dikutip dari Warta Ekonomi-jaringan Suara.com, Jumat (18/11/2022).
Selain Megawati dan SBY, diketahui ada pula Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla yang juga duduk di meja yang sama. Ada juga Ketua DPR RI Puan Maharani, Wapres ke-6 Try Sutrisno, dan Wapres ke-9 Hamzah Haz.
Karena itu momentum Megawati duduk semeja dengan SBY karena menjalankan protokol. Sebab, lanjut dia, kegiatan KTT G20 itu memang sangat ketat.
"Megawati belum tentu senang dan suka dengan situasi itu, beliau harus mengikuti protokol yang ada," kata dia.
Ferdinand menuturkan karena alasan pengaturan protokol KTT G20, kedekatan keduanya, tidak memiliki makna apa pun. Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat Mandiri menyebut duduk semeja Megawati dan SBY itu tidak bermakna bahwa hubungan keduanya mencair.
"Kalau bicara tentang maknanya, saya melihat tidak ada maknanya sama sekali. Itu kosong. Saya melihat itu hanya sebatas kehadiran yang memang sudah diatur panitia sedemikian rupa, tidak bermakna politik apa-apa, tidak menandakan hubungan keduanya mencair. Saya tidak menemukan itu di sana," kata Ferdinand.
Tak hanya itu, Ferdinand menyatakan momen duduk semeja Megawati dan SBY tersebut juga tak memengaruhi perubahan peta perkoalisian jelang Pilpres 2024.
"Jadi, itu tidak makna, tidak ada arti, tidak ada substansi di dalamnya. Saya yakin perseteruan politik antar kedua partai dan tokoh ini masih akan terus berlanjut dan ras-rasanya hampir tidak mungkin untuk bisa bergandeng tangan bersama-sama," tutur Ferdinand Hutahaean.
Baca Juga: Diungkap Puan Maharani, Megawati dan SBY Ternyata Bahas Hal Ini Saat Semeja di Gala Dinner KTT G20
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
War Tiket Ludes Hitungan Detik, MBBH 2026 Rute Jogja Paling Dicari Pemudik di Lebaran 2026
-
Misi Dewa United Saat Hadapi Persija Jakarta Tidak Main-main
-
Emiten Pembayaran Digital CASH Mau Right Issue 996,6 Juta Saham
-
Vietjet Buka Rute Baru Jakarta-Da Nang
-
5 Sheet Mask dengan Niacinamide untuk Kulit Glowing dan Lembap
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet
-
Masih Dibanderol USD 69.000, Begini Ramalan Harga Bitcoin
-
Duel Borneo FC vs Persib Bandung Tak Menarik untuk Pelatih Persija Jakarta
-
Di Depan Daniel Mananta, Ustaz Khalid Basalamah Tegas: Agama Itu Hanya Islam