Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum lama ini bertemu dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Pertemuan Anies dan putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini lantas dianggap sebagai upaya untuk memecah belah PDI Perjuangan.
Hal ini dilontarkan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah. Namun, tampaknya pernyataan dari Said ini tidak sejalan dengan politisi PDI Perjuangan lainnya.
Politisi PDI Perjuangan Panda Nababan justru menilai pertemuan antara Anies dan Gibran merupakan hal yang lumrah.
Hal ini dilontarkan oleh Panda Nababan saat menjadi salah satu narasumber dalam acara Dua Sisi yang tayang di kanal YouTube tvOneNews pada Kamis (17/11/2022).
"Terlampau jauh. Biasa-biasa saja, ya kayak kunjungan turis gitu lho. Nggak ada signifikansinya," ujar Panda Nababan seperti dikutip Mamagini pada Jumat (18/11/2022).
Lebih jelas, menurut Panda Nababan, terkait pertemuan Anies dan Gibran bisa memecah belah PDI Perjuangan terlalu berlebihan.
"Saya pikir terlampau jauh ya," lanjutnya.
Said Abdullah Curigai Pertemuan Anies dan Gibran
Mengutip Suara.com, PDI perjuangan mencurigai Anies Baswedan sedang bermain politik pecah belah lewat pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka.
Kecurigaan itu muncul berkaitan dengan Pilgub DKI pada 2024 mendatang.
"Maksudnya itu Anies mau jadi king maker di DKI? Iya tapi kalau Anies yang mau majukan Gibran, Anies gak punya partai, Gibran kader PDI Perjuangan. Itulah tricky politik Anies saja untuk mecah-belah PDIP Perjuangan," kata Ketua DPP PDIP Said Abdullah di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (15/11/2022).
Said menegaskan apabila benar-benar hal itu dilakukan Anies maka kecurigaan ia benar adanya.
"Iya dong (memecah belah). Orang Gibran calon kita, tiba-tiba dia masuk ke situ," kata Said.
Tag
Berita Terkait
-
Elite NasDem Bela Anies Yang Sibuk Keliling Safari Ke Daerah: Bukan Untuk Belanja Cawapres
-
Kaesang Beberkan Pesan Iriana Usai Foto dengan Ibu Negara Korsel Dihina Akun @KoprofilJati
-
Minta Demokrat Jangan Marah Pada Anies, Petinggi NasDem: Memang Sudah Berkoalisi?
-
Bahas Rencana Pembangunan Sirkuit Balap Motor, Ketua IMI Pusat Jumpa Wali Kota Surakarta
-
PDIP Klaim Punya Segudang Jagoan, Menilik Sosok yang Lebih 'Mantap' Gantikan Megawati, Jokowi atau Puan?
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi
-
Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat
-
Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau
-
Kejutan Jelang Lebaran 2026: BYD Atto 1 Sukses Asapi Penjualan LCGC Sejuta Umat
-
Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen
-
Sentuhan Hangat Bupati Bogor: Undang Anak Yatim dan Berdayakan PKL di Lebaran Akbar Pakansari
-
Operasional BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI Selama Libur Nyepi dan Idulfitri
-
Silaturahmi Lebaran dan Budaya Gosip: Ketika Obrolan Hangat Berubah Arah
-
Buntut Bangkai Cicak di MBG Siswa: SPPG Citamiang Resmi Disegel Pusat
-
Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan